Beranda » Travel News » Desa Wisata Arborek di Raja Ampat Akan Memberlakukan Tiket Masuk

Digitren – Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Arborek Ronald Mambrasar mengatakan pihaknya akan memberikan tiket resmi bagi wisatawan yang berkunjung ke Desa Wisata Arborrek, Kab. Raja Ampat, Papua Barat.

“Ketika Pokdarwis (kelompok sadar wisata) resmi dibuat, mereka ingin mengubah hal-hal seperti ini (menetapkan harga untuk kegiatan pariwisata). Misalnya, tiketnya.” dikatakan kepada Kompas Di Desa Wisata Arborek, Kab. Raja Ampat, Rabu (27/10/2021).

Baca juga:

Ronald sekarang telah setuju dengan harga penginapan yang dikendalikan bersama yaitu di kisaran Rp.400.000. Dia menjelaskan bahwa tarif tersebut merupakan kesepakatan bersama yang telah disetujui.

Soal paket wisata di Desa Wisata Arborek tergantung pada Rumah tinggal atau agen perjalanan dengan paket wisata ke desa itu.

Desa Wisata Arborek, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Selasa (26/10/2021).

Desa Wisata Arborek, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Selasa (26/10/2021). Nabilla Ramadhan Desa Wisata Arbork, Resimen Raja Ampute, Papua Barat, Selasa (26/10/2021)

Desa Arborek Ini adalah sebuah desa di Pulau Arborek. Resmi ditetapkan sebagai desa wisata oleh Bupati Raja Ampat No. 104 tahun 2008 (SK).

Sejak dibangun sebagai desa wisata pada 2008, Desa Wisata Arborek tidak pernah memungut retribusi bagi wisatawan lokal maupun wisatawan asing, ujarnya.

“Belum ada pungutan sejak 2008, hanya boks yang dibayar turis secara sukarela di jembatan masuk (dermaga),” jelasnya.

Dikatakannya, ketika desa wisata terbentuk, sering dibicarakan aturan desa yang harus dipatuhi wisatawan, bukan tiket.

“Nanti soal biaya masuknya akan dibicarakan lebih lanjut. Ini harga tiketnya sudah disetting per individu. Kalau harga tiket kapal saya tidak tahu (seperti Piaynemo) karena belum ada pembicaraan dengan masyarakat. Yang utama adalah per individu. ,” sambung Ronald.

Rabu (27/10/2021) Desa Wisata Arborek, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat

Rabu (27/10/2021) Desa Wisata Arborek, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Nabilla Ramadhan Rabu (27/10/2021) Desa Wisata Arborre, Resimen Raja Ampat, Papua Barat

Pernah ragu-ragu untuk memutuskan tiketnya

Ronald mengatakan, pembahasan menarik tarif wisata sudah berlangsung sejak lama.

Menurut dia, alasan kepala desa Arborek karena dulu warga desa wisata Arborek kesulitan menarik perhatian wisatawan.

“Sulit menarik perhatian banyak tamu yang masuk. “Saya khawatir kalau kita menetapkan tarif malah menghalangi orang masuk,” kata Ronald.

Selain itu, jika wisatawan pernah mendengar tentang biaya masuk ke desa Arborek, mereka khawatir akan malas untuk berkunjung.

“Tapi sekarang kita sudah mulai merasakan bahwa (pesona desa wisata Arborek) sudah cukup untuk menetapkan tarif. “Mudah-mudahan kita bisa bergerak cepat,” katanya.

Sumber artikel: travel.kompas.com

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.