19 Agustus 2021 Oleh Admin Digitren 0

Gawat…Tanaman Eceng Gondok Menjadi Musuh Bagi Warga KJA

Digitren.id – Tanaman Eceng gondok merupakan salah satu jenis tanaman terapung yang biasanya hidup di air tawar, eceng gondok juga memiliki nama latin yakni Eichhornia crassipes. Tanaman yang satu ini cocok bagi anda yang suka sekali merawat tanaman air. Karena warna bunga dari tanaman eceng gondok ini violet yang indah, tak heran membuat orang seketika takjub dan membuat mereka yang melihatnya ingin memetiknya, tapi sayangnya dibalik keindahan itu semua, banyak sekali dampak negatif yang ditimbulkan dari tumbuhan air yang satu ini.

tanaman eceng gondok

tanaman eceng gondok

Karena pertumbuhannya yang begitu cepat, tanaman eceng gondok sering dianggap musuh bagi warga KJA (kolam jaring apung) yang berada di waduk Cirata, desa Sindang Jaya, kecamatan Ciranjang, kabupaten Cianjur. Entah datang darimana, eceng gondok di sekitar waduk Cirata tiba-tiba muncul saja. Awalnya hanya satu dua yang terlihat. Tapi lama kelamaan eceng gondok bisa memenuhi pemukiman warga KJA hanya dalam waktu 1 hari saja. Begitu cepat bukan pertumbuhan dari tanaman yang satu ini.

Yang lebih meresahkan lagi, jika tanaman eceng gondok sudah memenuhi pemukiman warga KJA, membuat warga sekitar tidak bisa melakukan aktivitas normal seperti biasanya. Beberapa rangkuman keresahan warga KJA terhadap eceng gondok.

  1. Memakan waktu yang lebih lama untuk sampai ke sisi waduk

Saat para warga KJA ingin berbelanja kebutuhan rumah atau memiliki keperluan lain yang mengharuskan warga menggunakan perahu mesin, akan menjadi lebih sulit karena memakan waktu lagi untuk menyingkirkan beberapa eceng gondok yang menempel pada pinggiran perahu. Terkadang ada beberapa tanaman eceng gondok yang akarnya begitu Panjang melilit pada kipas mesin yang bisa saja membuat mesin cepat rusak.

  1. Bertambah pengeluaran untuk membeli bahan bakar

Kerugian lainnya yang dialami warga KJA yaitu, borosnya penggunaan bahan bakar pada mesin perahu. Ini tentu akan membuat para warga mengeluarkan uang untuk membeli bahan bakar lebih banyak daripada biasanya. Jika biasanya mereka akan mengeluarkan uang untuk membeli bahan bakar seminggu sekali untuk 1 liter bensin. Namun jika eceng gondok memenuhi pemukiman warga, tidak menutup kemungkinan mereka akan menggunakan 1 liter bensin dalam waktu 1 hari saja.

Ada beberapa warga yang membuat Vlog tentang keresahan mereka terhadap tanaman eceng gondok ini. Salah satunya di akun YouTube “Taryana killer” dengan judul YouTube “Kejebak eceng gondok 2 jam lebih di Cirata Calincing” walau durasi dalam video tersebut hanya ada 1 menit 23 detik ini, tetapi penampakan eceng gondok itu benar-benar memenuhi pemukiman air disana dan membuat mereka harus lebih kuat menyingkirkan eceng gondok agar bisa cepat sampai ke sisi waduk.

  1. Mengganggu lalu lintas perairan

Susahnya pergerakan karena terhalang eceng gondok membuat sampah disekitar waduk menjadi tercampur dengan tanaman eceng gondok. Kebiasaan membuang sampah belum hilang sampai sekarang dan membuat warga tidak bisa waspada jika mesin terbelit sampah plastik yang tertutup tanaman eceng gondok.

  1. Membuat air waduk menjadi gatal

Tidak menjadi rahasia jika air di Cirata juga digunakan oleh warga sekitar untuk mandi maupun mencuci baju atau piring. Adanya eceng gondok menjadikan air di sekitar waduk menjadi keruh dan gatal. Bahkan banyak warga KJA yang sengaja membeli pembunuh kuman pada air atau membeli air bersih di tepi waduk.

Dari beberapa keresahan warga KJA, kita bisa melakukan beberapa pencegahan untuk mengurangi dampak negatif dari eceng gondok, salah satunya yaitu tidak membuang sampah sembarangan. Pembuangan sampah di perairan banyak sekali menimbulkan kerugian bagi warga sekitar, air waduk pun bisa saja tercemar.

Setiap ada eceng gondok hadir dipemukiman warga Cirata Calincing, biasanya mereka akan bekerja sama untuk kerja bakti menaikkan eceng gondok ke tepi waduk. Biasanya tanaman eceng gondok yang sudah dipinggirkan akan di buang ditengah hutan jati atau kebun untuk dijadikan pupuk organik. Kegiatan itu berjalan beberapa tahun, sampai akhirnya warga usul untuk membeli mesin pemusnah eceng gondok.

Akhirnya pada tanggal 3 desember 2020 datang kapal keruk eceng gondok yang mempermudah pekerjaan warga. Kemampuan dari mesin ini dapat mengangkut 10-15 truk eceng perjam. Tidak ada kabar akan digunakan untuk apa eceng gondok yang sudah diangkut. Jika membicarakan kegunaan eceng gondok. Ternyata eceng gondok mempunyai dampak positif dan tentu saja tidak meresahkan lagi.

Jika saja banyak warga yang bisa memanfaatkan fungsi eceng gondok pasti juga bisa mempunyai nilai yang tinggi, berikut manfaat eceng gondok dari beberapa sumber.

  1. Tanaman eceng gondok bisa dijadikan kerajinan

Jika banyak warga Cirata yang bisa memanfaatkan kesempatan ini, mungkin sudah banyak penghasilan yang didapatkan. Wisata Rawa Pening bisa dijadikan inspirasi bagi ibu-ibu KJA. Kreatifitas warga sekitar Rawa Pening sudah mendatangkan langsung Trans 7, hal itu terlihat pada akun youtube “Trans 7 official”. Namun eceng gondok yang digunakan harus memiliki tangkai yang tingginya mencapai  lebih dari 70 cm. Tangkai dari eceng gondok itu harus dijemur sampai benar-benar kering dan bisa diolah membentuk beberapa kerajinan. Misalnya: kaca sendal jepit yang dijual sepasang dan harganya bisa mencapai 200-300 ribu tergantung dari ukuran kaca tersebut.

  1. Tumbuhan eceng gondok bagus untuk kompos

Dari beberapa sumber mengatakan eceng gondok memiliki nutrisi yang bagus untuk kesuburan tanah sehingga bisa dijadikan sebagai kompos. Kita hanya perlu mencincang eceng gondok yang sudah tercampur dengan arang di dalam tanah dan mendiamkannya selama 9 minggu. Nantinya eceng gondok tersebut akan berubah menjadi kompos yang sangat bagus untuk pertumbuhan tanaman.

  1. Eceng gondok bisa dijadikan pengganti pakan bagi ikan ternak

Walaupun terbilang aneh dan nyeleneh, eceng gondok bisa dijadikan pellet ikan loh. Tapi banyak bahan yang diperlukan untuk mengubah eceng gondok menjadi pellet ikan. Tidak semudah mengubah eceng gondok menjadi kompos. Jika kamu berminat mencoba mengubah eceng gondok menjadi pelet ikan, kamu bisa mencari caranya di YouTube atau google loh. Ini memudahkan kamu untuk memberi makan pada ikan hiasmu dan bisa menghemat pengeluaran ya.

  1. Anak eceng bisa menjadi sumber uang

Wahh? anak eceng bisa dijadikan sumber uang, Kok bisa? Bisa kok asal kamu bisa menjual anak eceng yang kecil untuk dijadikan tanaman hias di online shop. Harga rata-rata pada online shop satu eceng gondok kecil bisa dibeli seharga  Rp. 2.500. Lumayankan buat kamu yang mau buka bisnis kecil-kecilan tanpa modal.

Sebenarnya masih banyak loh manfaat dari tanaman eceng gondok yang begitu meresahkan bagi beberapa orang. Tidak semua yang kamu pandang jelek itu tidak mempunyai nilai ya. Bisa aja yang kamu anggap meresahkan itu bisa menjadi pengasilan terbesar kamu suatu hari nanti.

Semoga ada yang bisa mengambil hikmah ya dari informasi diatas. Untuk teman-teman jangan lupa jaga kebersihan juga ya, ingat jangan suka buang sampah sembarangan.