Semeru Berstatus Siaga, Simak 6 Imbauan untuk Warga dan Wisatawan - Digitren Indonesia
Beranda » Travel News » Semeru Berstatus Siaga, Simak 6 Imbauan untuk Warga dan Wisatawan

DigitrenPusat Pengurangan Risiko Gunung Berapi dan Geologi (PVMBG) Lihat slide Awan panas Dari gunung berapi Garis Alarm III pada Kamis (16/12/2021).

Meluncurkan Halaman resmi MAGMA IndonesiaSummer Volcano telah naik ke level aktivitas Level III (siaga).

Masyarakat lokal, pengunjung dan wisatawan sebaiknya mengikuti tips berikut ini.

  • Ikuti saran yang diberikan oleh Badan Geologi Melalui Pusat Pengurangan Bencana Gunung Api dan Geologi.
  • Tidak melakukan aktivitas apapun di Sektor Tenggara, dengan jarak 13 km dari titik tertinggi. meledak). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di kawasan Bukit Kobokan pada jarak 500 meter dari bantaran sungai karena awan panas dan lahar hingga 17 km.
  • Jangan bergerak lebih dari 5 mil[5 kilometer]dari puncak gunung karena berisiko dilempari batu.
  • Ketahui potensi Anda Awan panas turun (APG), guguran lava dan lahar di sungai atau lembah dari puncak AP Summer. Apalagi dengan wisata Kobokan, wisata Bang, wisata kembar dan wisata Sat. Dan Lahar mungkin salah satu anak sungai kecil dari anak sungai Besuk Kobokan.
  • Masyarakat diminta tidak gusar dengan pemberitaan yang tidak bertanggung jawab tentang gerakan Gunung Musim Panas.
  • Pihaknya juga akan terus bekerja sama dengan BNPB dan K/L, pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya sesuai dengan pedoman yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang.

Baca lebih lajut

Aktivitas gunung musim panas

Informasi, motivasi dan akses Persepsi dari Surel Anda.
Daftar Surel

Pusat Pengurangan Bencana Gunung Berapi dan Geologi (PVMBG) mencatatkan awan panas longsor pada pukul 09:01 WIB pada jarak 4,5 km dari puncak.

Kemudian, pada pukul 09 30, badai kedua melanda, dan Gunung Musim Panas diselimuti kabut.

Peluncuran awan panas ketiga 15 terangkat 42 km di atas level maksimum pada WIB.

Dari informasi tersebut, aktivitas longsoran awan baru kemungkinan akan terjadi karena adanya reservoir aliran lava 2 km dari pusat ledakan.

Aliran lahar masih labil dan berpeluang terjadi longsor terutama di ujung aliran yang dapat menyebabkan turunnya awan panas.

Baca juga:

Menurut data BMKG bahwa musim hujan akan berlanjut selama 3 bulan ke depan, aliran Lava kemungkinan akan terjadi karena curah hujan yang cukup di Gunung AP Summer.

Ledakan sekunder Hal ini dapat terjadi ketika luncuran awan panas masuk atau bersentuhan dengan air sungai.

Baca juga: Badan Geologi masih mencari informasi tentang penyebab pasti letusan Musim Panas.

Dapatkan pembaruan Berita Pemilu Dan Berita Terbaru Harian Kompas.com. Join team Telegram “Kompas.com News Update” Caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, Kemudian bergabung. Anda harus terlebih dahulu menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.


Sumber artikel : https://travel.kompas.com/read/2021/12/18/215952527/semeru-berstatus-siaga-simak-6-imbauan-untuk-warga-dan-wisatawan

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.