Puasa Hari Jumat Bertepatan dengan Nisfu Syaban atau Ayyamul Bidh   - Digitren Indonesia
Beranda » Travel News » Puasa Hari Jumat Bertepatan dengan Nisfu Syaban atau Ayyamul Bidh  

[

Pelaksanaan puasa Nisfu Syaban atau ayyamul bidh kadang bertepatan hari Jumat

digitren.id, JAKARTA— Syaban merupakan bulan pembuka atau mukadimah menjelang datangnya Ramadhan. Pada bulan-bulan tersebut disarankan bagi kita untuk memperbanyak amal saleh.

“Seperti puasa, tilawah Quran dan amal baik lainnya agar memperoleh dan juga jiwa lebih siap dalam menyambut bulan suci Ramadhan,” kata aktivis dakwah Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Ustadz Muhammad Nasril Lc, saat menyampaikan tulisannya tentang “ Syaban Hari Jumat, kepada Republika.co.id, Jumat (18/3).

Menurutnya di antara bulan lainnya, Syaban merupakan bulan yang paling banyak Rasulullah SAW melaksanakan ibadah puasa sunnah. Seperti yang dijelaskan dalam hadits dari Sayyidah Aisyah radliallahu ‘anha mengatakan:


ا لَ اللهِ لَّى اللهُ لَيه لَّم استكمَل امَ للا انَ ا امًا

“Saya tidak pernah melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam “Kami baru menyadari bahwa kami tidak punya rencana untuk kembali ke Ramadhan,” katanya. (HR Bukhari dan Muslim).

Seperti pada bulan-bulan yang lain setiap tengah bulan atau yang dikenal dengan puasa ayyamul bidh disunnahkan puasa, yaitu puasa sunnah yang disarankan untuk dikerjakan setiap pertengahan bulannya kalender Hijriyah, yaitu pada 13, 14, dan 15 dari penanggalan qamariyah, begitu juga dengan bulan Syaban.

Khusus pada Syaban disebut juga dengan puasa Nisfu Syaban, yang dilaksanakan pada pertengahan bulan. Untuk Syaban tahun ini ayyamul baid jatuh pada hari Rabu, Kamis, dan Jumat.

sebagian ada yang melaksanakan puasa sunnah tiga hari, dua hari dan juga khusus pada tanggal 15 Syaban saja satu hari, yaitu hari Jumat. Lantas bagaimana huknya puasa sehari-hari saja Jumat tanpa didahului dengan hari sebelum atau sebelumnya?

Jika Anda tidak menemukan apa yang Anda cari maka tanyakan saja. Tentu larangan tersebut bukan bersifat final, huknya akan berubah menjadi boleh jika ada sebab lainnya.

“Seperti puasa sunnah Dawud, atau terdapat hari-hari afdhaliyah seperti Nisfu Syaban, atau Arafah,” katanya.

Hal ini seperti fatwa Dar Al Ifta Mesir, boleh secara syar’i hari Jumat untuk mandi sunnah apabila hari tersebut bertepatan dengan salah satu hari Afdhal seperti Nisfu Syaban.

Sumber artikel : https://www.republika.co.id/berita/r8xqqj320/puasa-hari-jumat-bertepatan-dengan-nisfu-syaban-atau-ayyamul-bidh

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.