14 Agustus 2021 Oleh Admin Digitren 0

Ibu Hamil Dapat BLT PKH Rp 3 Juta, Berikut Syarat dan Pencairannya, Cek Status di kemensos.go.id

Digitren.id – Kabar gembira untuk Ibu hamil, pemerintah telah meluncurkan Bantuan BLT PKH Pada 4 Januari kemarin. Salah satu bantuan yang di berikan yakni bantuan untuk Ibu hamil melalui program keluarga harapan. Hal ini didukung oleh adanya kabar dari akun sosial media resmi kementerian sosial Republik Indonesia, di mana nilai bantuan yang diterima dalam satu tahun pada 2021 ada untuk kategori  ibu hamil yaitu senilai 3 juta rupiah.

program keluarga harapan

program keluarga harapan

Bantuan ibu hamil masuk ke dalam program keluarga harapan atau biasa yang dikenal luas PKH. Dari informasi berbagai sumber bantuan ini dibagi menjadi 4 tahap. Tahap pertama ada pada bulan januari, tahap kedua pada bulan April, tahan ketiga di bulan juli dan tahap terakhir di bulan oktober. Bantuan PKH sendiri bisa cair melalui HIMBARA (himpunan bank negara) seperti bank BNI, BRI, Mandiri dan BTN.

Calon peserta PKH harus terdaftar menjadi peserta DTKS, caranya bisa anda perhatikan sebagai berikut:

Cara cek penerima PKH

  1. Untuk pendaftaran di DTKS sendiri, tidak ada pendaftaran online, anda bisa melakukannya sendiri ke aparat pemda setempat seperti RT/RW atau bisa langsung mengurusnya ke kantor kelurahan/desa.
  2. Setelah mendaftar anda akan mendapatkan surat pemberitahuan yang berisi tentang teknis pendaftaran di tempat yang telah ditentukan oleh pemda setempat.
  3. Jika sudah, anda diwajibkan untuk membawa data pelengkap identitas pribadi seperti KTP, NIK, Kartu keluarga, dan kode unik keluarga dalam data terpadu.
  4. Data yang sudah anda lengkapi nantinya akan diproses oleh beberapa pihak yakni , HIMBARA, kantor kelurahan dan kantor wali kota/kabupaten.
  5. Jika data anda sudah berhasil di verifikasi, maka anda akan dibuatkan rekening bank khusus dan anda akan diberikan kartu keluarga sejahtera.

Cara daftar bantuan ini anda wajib masuk sebagai Program Keluarga Harapan, lalu pada ibu hamil terdaftar pada komponen Kesehatan. Bagi anda yang ingin mendapatkan bantuan ibu hamil, pastikan sudah terdaftar di DTKS, bisa langsung cek di dtks.kemensos.go.id, berikut cara mengecek nama anda pada halaman DTKS:

  1. Kunjungi halaman web resmi DTKS yakni dtks.kemensos.go.id
  2. Pada pojok atas kiri akan ada menu “cek bansos”
  3. Ketik pilihan NIK, Lalu masukkan NIK dan Nama sesuai KTP
  4. Lalu jangan lupa masukkan kode yang telah disediakan
  5. Langsung klik “cari”
  6. Jika nama kamu terdaftar maka akan muncul format berikut :

Nama                          : Sesuai nama yang ada pada KTP

Keterangan                : ID ditemukan dan nama sesuai berdasarkan DTKS periode januari    2020 (atau tahun sebelum-sebelumnya)

Komponen                 : bantuan sosial tunai (BST): YA

Baca juga: Isi UU Omnibus Law

Jika data yang muncul sesuai dengan pernyataan di atas berarti anda berhak mendapatkan bantuan program ibu hamil senilai 3 juta rupiah. Anda bisa langsung pergi ke pemerintah Desa/RT/RW setempat untuk melaporkan jika anda termasuk komponen PKH dan sedang dalam keadaan hamil atau bisa lapor ke pendamping PKH.

Baca juga: Band K-pop EXO’s Chen Menikahi Pacar yang Hamil

Jika anda belum termasuk dalam Program Keluarga Harapan, anda bisa mengikuti cara sebagai berikut:

Cara mendaftar program keluarga harapan

  • Pihak yang bersangkutan dalam penerimaan bantuan BLT PKH yakni Ibu hamil wajib memiliki kartu perlindungan sosial atau biasa dikenal KPS.
  • Apabila belum memiliki kartu perlindungan sosial, bisa mengajukan permohonan kepada RT/RW lalu nantinya akan disampaikan ke kelurahan setempat.
  • Apabila anda berhak mendapatkan bantuan, maka kepala desa akan melaporkan pengajuan tersebut kepada tenaga kesejahteraan sosial kecamatan.

Setelah syarat diatas terpenuhi, orang yang bersangkutan bisa menerima kartu PKH.  Tapi tidak sampai disitu, para ibu hamil yang sudah mendapatkan hak nya, harus memenuhi aturan yang telah ditetapkan, diantaranya :

Syarat mendapatkan bantuan PKH bagi ibu hamil:

  1. Selama kehamilan, para ibu hamil wajib melakukan pemeriksaan kehamilan di fasilitas Kesehatan selama 4 kali, yakni saat kandungan berusia 0-3 bulan, lalu dilanjutkan pada usia 4-6 bulan dan kemudian 2 kali di usia kehamilan 7-9 bulan.
  2. Pada saat pemeriksaan, ibu hamil akan diberikan suplemen vitamin, tentunya untuk menjaga Kesehatan ibu dan anak yang sedang dalam kandungan.
  3. Apabila ibu hamil sudah melahirkan, beliau wajib mendapatkan pertolongan di fasilitas Kesehatan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Menteri sosial.

Diatas merupakan cara mendapatkan bantuan BLT PKH, termasuk dengan syarat dan peraturan untuk ibu hamil yang sudah mendapatkan bantuan dari kementerian sosial. Bantuan ini ditunjukan kepada para ibu hamil. Dengan adanya bantuan ini diharapkan dapat membantu para keluarga dan Kesehatan ibu dan bayi di masa pandemi Covid-19 atau musim virus Korona seperti ini.

Baca juga: Umroh Ditunda Karena Ada Isu Virus Corona Jenis Baru

Selain bantuan untuk ibu hamil, pemerintah juga memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan lainnya. Berikut list bantuan Program Keluarga Harapan yang dikeluarkan pemerintah di awal tahun 2021.

PKH Terkini

  1. Bantuan untuk anak usia dini sebesar 3 juta per tahun. Hal ini sama dengan bantuan yang dberikan kepada ibu hamil.
  2. Untuk penyandang Difabel atau disabilitas juga mendapatkan bantuan dari pemerintah sebesar 2,4 juta per tahun.
  3. Kepada para masyarakat lanjut usia mendapatkan bantuan sebesar 2,4 juta per tahun. Lanjut usia yang dimaksud harus berusia 70 tahun ke atas.
  4. Bantuan yang diberikan kepada para siswa siswi pelajar di Indonesia, setiap tingkatan bantuan yang diberikan juga berbeda beda.
  • Untuk siswa/i pelajar tingkat SD /MI/ sederajat, mendapatkan bantuan sebesar 900 ribu rupiah tiap tahunnya.
  • Untuk siswa/i pelajar tingkat SMP/Mts/Sederajat, mendapatkan bantuan sebesar 1,5 juta rupiah setiap tahunnya.
  • Dan terakhir untuk siswa/i pelajar tingkat SMA/MA/sederajat, mendapatkan bantuan sebesar 2 juta rupiah per tahunnya.

Semoga bagi mereka yang mendapatkan bantuan dari pemerintah memang mereka yang layak mendapatkannya ya, dan dipergunakan dengan sebaiknya. Tidak ada pengurangan dana yang akan diterima oleh mereka yang pantas mendapatkannya.