14 Agustus 2021 Oleh Admin Digitren 0

Inilah Persyaratan Umroh dan Dokumen Penting yang Wajib Ada

Digitren.id – Sebagai umat beragama utamanya umat islam, ketika melakukan ibadah pasti memiliki syarat atau ketentuan tertentu agar ibadah yang kita lakukan diterima oleh Alloh SWT. Kalau dalam ajaran islam sendiri banyak ketentuan-ketentuan ibadah di dalamnya. Termasuk sholat, puasa, zakat, haji dan umroh. Salah satunya ada persyaratan haji maupun persyaratan umroh baik segi tuntunan maupun segi pelaksanaan.

persyaratan umroh

persyaratan umroh

Dalam melaksanakan ibadah haji dan umroh, baik haji ifrod yaitu melaksanakan ibadah haji saja tanpa umroh, atau haji tamattu’ yaitu ibadah umroh yang dilanjutkan mengerjakan ibadah haji, atau bahkan mengerjakan ibadah umroh secara terpisah. Semua itu memiliki ketentuannya masing-masing dan memiliki persyaratan yang harus terpenuhi.

Sebelum melaksanakan ibadah umroh murah, kita perlu memperhatikan persyaratan umroh baik itu secara agama maupun persyaratan sesuai ketentuan pemerintah Arab Saudi dan pemerintah Indonesia itu sendiri. Karena persyaratan umroh secara agama menentukan syah tidak nya ibadah tersebut. Sedangkan sesuai ketentuan pemerintah Arab maupun Indonesia akan mendukung kelancaran saat pelaksanaan ibadah umroh tersebut.

Syarat Administrasi Umroh

Adapun persyaratan umroh secara agama yang harus terpenuhi yaitu jelas harus beragama islam, memiliki akal, usia balig, dan memiliki kemampuan. Selain itu kita juga perlu mengkaji dan mempelajari terlebih dahulu rangkaian ibadah umroh yang benar sesuai tuntunan Rasululloh. Agar saat di sana nanti bisa mengetahui ilmunya.

Karena meskipun di sana nanti ada tour guide nya, alangkah baik nya kita sudah mengetahui ketentuan dan persyaratan umroh yang telah di riwayatkan dalam Hadist-hadist Rasululloh SAW. Bila sudah mengkaji betul hadist-hadist tentang umroh pasti kita lebih terarah dalam melaksanakan ibadah umroh tersebut. Tentunya akan lebih semangat sebab kita mengetahui pahala yang akan didapatkan saat mengamalkan sesuatu sesuai hadist-hadist Rasululloh tersebut.

Baca juga: Umroh Plus Turki Bersama Digitren Tour and Travel Haji dan Umroh

Selain persyaratan umroh secara agama terpenuhi, kita pun harus memenuhi persyaratan umroh sesuai ketentuan pemerintah baik pemerintah Arab ataupun pemerintah Indonesia. Perlu dipersiapkan persyaratan administrasinya, seperti halnya pasport asli, foto latar putih, foto copy ktp, surat kuning ( surat suntik miningitis), dan lain sebagainya. Untuk detailnya bisa ditanyakan dinas terkait.

Persyaratan Umroh Kemenag:

  1. Foto Copy KTP
  2. Foto Copy Kartu Keluarga
  3. Buku Kuning ( Buku suntik meningitis)
  4. Akte Kelahiran Asli bagi yang berangkat anak
  5. Buku Nikah Asli bagi yang berangkat Suami – Istri
  6. Paspor asli dengan nama 3 kata contoh : Jamil Hasanudin Assultoni
  7. Kartu Keluarga asli bagi yang berangkat wanita dengan umur diatas 45 tahun
  8. Pas Foto latar belakang putih, fokus wajah 80% ukuran 4 x 6 = 6 Lembar, Berkerudung (Wanita) warna

Semua syarat tersebut harus dilengkapi jauh hari, atau kalau menggunakan jasa biro travel haji dan umroh biasanya sudah diuruskan. Tinggal kita menyetorkan dokumen yang dibutuhkan. Persyaratan umroh secara administrasi ini menjadi penting juga karena inilah jembatan kita memasuki negara Arab untuk melaksanakan ibadah umroh.

Untuk di Indonesia sendiri ketika masa pandemi covid 19, mulai tanggal 27 Februari 2020 sampai tanggal 1 November 2020 kemarin tidak memberangkatkan jemaat umroh. Karena peraturan pemerintah Arab yang mengharuskan tidak boleh ada pendatang dari luar negaranya. Karena adanya pandemi COVID 19 ini.

Baca juga: Umroh Ditunda Karena Ada Isu Virus Corona Jenis Baru

Tetapi alhamdulillah per tanggal 1 November kemarin negara kita diizinkan pemberangkatan untuk kloter pertama jemaat umroh dari Indonesia di masa pandemi ini. Tetapi dengan persyaratan umroh yang lebih ketat. Termasuk adanya tambahan peraturan baik itu dari pemerintah Arab maupun pemerintah Indonesia.

Persyaratan Daftar Umroh Saat Pandemi Covid-19

Saat masa pandemi ini ada persyaratan umroh tambahan yaitu usia yang diperbolehkan dari 18 tahun sampai 60 tahun, tidak mempunyai penyakit bawaan, membawa surat bebas covid yang dibuktikan tes PCR/ SWAB, bahkan menanda tangani surat perjanjian tidak boleh menuntut pihak manapun terkait resiko yang akan dialami melaksanakan ibadah umroh saat pandemi ini.

Bagi keluaga Indonesia tidak perlu kuatir tentang tambahan persyaratan umroh yang ditetapkan oleh pemerintah kita. Karena semua itu dilakukan agar kita tetap bisa lancar menjalankan ibadah umroh meskipun di masa pandemi ini. Selain itu juga sebagai usaha kita menjaga kesahatan terutama jangan sampai tertular virus Covid 19 ini.

Pemerintah kita memberangkatkan jemaat umroh di masa pandemi ini mengutamakan jemaat umroh yang sudah daftar di tahun 1441 H tetapi dibatalkan karena adanya penyebaran virus covid 19. Tetapi tetap menyesuaikan dengan kuota yang diberikan negara Arab untuk negara kita. Untuk penyesuaian di dalam masa pandemi ini.

Biaya Umroh 2021

Menjalankan ibadah umroh saat pandemi ini, tentunya ada biaya tambahan, selain biaya umroh 2021 sesuai referensi dari KEMENAG. Ada lagi biaya tambahan lainnya seperti biaya tes kesehatan PCR / SWAB, ada lagi biaya karantina saat sampai di sana. Selain itu pemerintah Arab hanya mengizinkan hotel bintang empat dan bintang lima saja.

Tapi jangan kuatir walaupun ada biaya tambahan tersebut, karena jelaskan uang yang kita gunakan untuk agama pasti akan diganti oleh Alloh SWT berlipat ganda. Karena jika ada kesempatan dan kemampuan untuk pergi beribadah di Baitulloh kenapa harus ditunda-tunda. Semua biaya tambahan tersebut pun juga untuk kebaikan diri kita sendiri juga kan.

Dari pemerintah Arab sendiri juga mempunyai persyaratan umroh secara khusus terutama menyangkut masa pandemi ini. Seperti mengharuskan karantina di hotel maupun tempat penginapannya selama 3 hari. Tidak boleh makan di luar selain yang di sediakan panitia, termasuk saat kedatangan tidak boleh memakai pakaian ihrom sebelum sampai di sana, dan lain-lain.

Persyaratan Umroh 2021

Saat di sana di akhir dari karantina setelah 3 hari dari hotel maka perusahaan masing-masing supaya mengantarkan jemaatnya sampai miqot terdekat agar untuk mengambil niat dan memulai memakai pakaian ihrom. Selain itu jika ada peningkatan covid 19 secara drastis maka persyaratan umroh tersebut bisa berubah sewaktu-waktu.

Makanya jauh hari sebelum kita mendaftar sebagai calon jemaat haji perlu mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang persyaratan umroh ini. Terutama harus dari sumber terpercaya entah dari biro jasa yang terpercaya utamanya dari KEMENAG setempat. Agar tidak salah dalam melangkah.

Kita sebagai calon jemaat yang akan melaksanakan ibadah umroh, perlu memperhatikan semua persyaratan umroh tadi, baik dari segi agama dan negara. Harapannya ibadah umroh kita bisa diterima disisi Alloh SWT, dan dalam pelaksanaannya bisa diberikan kelancaran dari sebelum keberangkatan sampai tiba kembali di tanah air.

Kabar gembira tentang dibukanya kembali pelayanan ibadah umroh ini, bisa menjadi angin segar bagi negara kita. Khususnya bagi para penyelenggara ibadah haji dan umroh. Termasuk juga bagi calon jemaat umroh yang sudah daftar dan ternyata di batalkan. Akhirnya mereka bisa segera mewujudkan impian beribadah di Baitullah. Baik yang mungkin baru pertama kali ataupun mengulang kembali.

Karena semua umat muslim pasti mempunyai impian besar untuk bisa beribadah di baitulloh. Karena keutamaan yang besar saat beribadah di sana dibandingkan beribadah di luar Baitulloh. Selain itu akan membuat hati kita lebih mantap dalam menetapi agama ini, sebab bisa berkunjung langsung ke Baitulloh. Dan bisa menyempurnakan rukun islam kita.

Baca juga: 5 Rukun Umroh, Syarat Umroh yang Wajib Dikerjakan agar Ibadah Sempurna!

Apalagi seperti yang kita tahu tidak semua umat muslim diberikan kesempatan untuk bisa sampai ke sana sampai ajalnya tiba. Maka untuk yang bisa beribadah langsung di Baitulloh perlu banyak bersyukur diberikan kesempatan yang istimewa itu.

Sekian pembahasan dari kami tentang persyaratan umroh terutama di masa pandemi ini, semoga bisa bermanfaat. Dan mudah-mudahan kita semua diberikan kesempatan melaksanakan ibadah haji dan umroh. Aamiin