14 Agustus 2021 Oleh Admin Digitren 0

Persiapan Kesehatan Sebelum mengerjakan Umroh dan Haji yang Diwajibakan Tahun ini

Digitren.id – Menjalankan ibadah apapun tentunya harus bisa khusu’ dan tenang. Tentunya hal itu tidak lepas dari kondisi tubuh kita. Saat kita beribadah saat keadaan badan fit dan bugar pasti akan lebih semangat nyaman dan khusu’. Apalagi ibadah yang memerlukan fisik ekstra seperti haji dan umroh. Pasti dong kita harus memperhatikan persiapan kesehatan sebelum umroh maupun haji.

Persiapan Kesehatan Sebelum Umroh

Persiapan Kesehatan Sebelum Umroh

Seperti yang sudah kita tahu, ibadah haji dan umroh merupakan termasuk ibadah yang memerlukan kesiapan fisik yang matang. Utamanya masalah kesehatan kita sebelum menjalankan ibadah tersebut. Perlu adanya persiapan kesehatan sebelum umroh. Agar ketika sampai sana gak mau kan malah justru sakit.

Karena ibadah umroh sendiri dari segi jarak saja sudah jauh dari tanah air kita ini. Belum lagi kondisi cuaca maupun alam yang jelas sangat berbeda dengan kondisi negara kita. Jadi selain kita dituntut untuk ibadah di sana kita juga harus bisa beradaptasi selama di sana. Makanya persiapan kesehatan sebelum umroh menjadi sangat penting untuk dilakukan.

Khususnya lagi bagi calon jemaat umroh yang mungkin memiliki kondisi kesehatan yang berbeda / memiliki kondisi khusus. Termasuk mungkin punya penyakit bawaan seperti asma, jantung dan lain sebagainya. Maka persiapan kesehatan sebelum umroh harus lebih daripada jemaat yang lain. Dari jauh hari harus konsultasi rutin dengan kedokteran.

Persiapan Umroh Apa Saja yang Harus Dibawa

Baca juga: cara berenang untuk penderita asma

Bagi calon jemaat umroh yang dalam kondisi sehat dan normal pun jangan sampai meremehkan persiapan kesehatan sebelum melaksanakan rukun umroh ini. Mungkin saat di tanah air kita sehat, tetapi kita tidak tau kondisi seperti apa di sana nanti. Apalagi yang baru pertama kali melaksanakan ibadah haji dan umroh di sana.

Untuk itu persiapan kesehatan sebelum umroh ini menjadi penting bagi semua calon jemaat umroh. Karena akan berpengaruh terhadap ibadah yang kita lakukan di sana nanti. Biar ibadah kita di Baitulloh bisa berjalan lancar tanpa kendala. Bisa menyempurnakan setiap rangkaian ibadah haji dan umroh dengan baik.

Persiapan Umroh Pertama Kali:
  • Bekali Diri dengan Informasi tentang Umroh
  • Persiapkan Dokumen Penting
  • Persiapan Fisik: Stamina & Kesehatan
  • Manasik Umroh
  • Persiapan Perlengkapan dan Kebutuhan saat Umroh
  • Persiapan Ibadah: Niat, Taubat, Tawakal

Persiapan kesehatan sebelum umroh yang perlu diperhatikan diantaranya, jauh hari sebelum keberangkatan kita perlu rutin melakukan olahraga ringan setiap hari. Biar melatih fisik kita dan menjaga kebugaran tubuh. Selain itu perlu juga mulai menjaga pola hidup sehat termasuk makan teratur, menambah nutrisi, dan menghindari stres.

Baca juga: Herbal Bio Edas Nutrisi Suplemen Alami 100% Jamu Tetes dari 40 Inti Sari Buah dan Sayur

Dari segi medis kita juga perlu melakukan MCU (Medical Check Up) yaitu memeriksakan kondisi badan kita agar tau secara detail. Supaya bila ditemukan keanehan dalam tubuh kita bisa segara teratasi lebih awal. Selanjutnya kita juga perlu melakukan vaksinasi, seperti influenza, tipoid, dan yang wajib ada biasanya vaksin meningitis. Dan mungkin vaksin-vaksin lainnya.

List Perlengkapan Umroh

Adapun persiapan kesehatan sebelum umroh dari segi perbekalan kita perlu membawa obat-obatan pribadi, entah secara umum ataupun secara khusus. Apalagi yang memang mempunyai penyakit bawaaan. Pasti diharuskan membawa obat khusus yang telah direkomendasikan oleh kedokteran. Agar saat kita butuhkan bisa tinggal ambil saja tanpa harus mencari, yang akhirnya kita sendiri yang kerepotan di sana.

Kita pun tahu kalau kondisi di negara Arab sangat kering dan panas, makanya diperlukan persiapan juga untuk membawa pelembab kulit dan tabir surya yang memang cocok dengan kulit kita. Mungkin bisa kita coba dulu saat di Indonesia. Karena terkadang ada pelembab yang tidak cocok dengan kulit tertentu. Maka pelembab kulit dan tabir surya juga perlu dibawa biar lebih nyaman.

Untuk saat ini, khususnya kondisi pandemi ini dalam hal persiapan kesehatan sebelum umroh lebih ditekankan lagi, baik saat keberangkatan maupun saat di sana sampai akhirnya kembali ke rumah. Agar saat kita melakukan ibadah yang mulia ini tidak ikut tertular virus Corona. Bisa berangkat keadaan sehat pulang pun keadaan sehat pula.

Baca juga: Umroh Ditunda Karena Ada Isu Virus Corona Jenis Baru

Persiapan Umroh untuk Wanita dan Pria

Memang sebenarnya ibadah yang kita lakukan yaitu haji dan umroh ini, semua tertata dan teratur, dalam artian berbeda jika dibandingkan kunjungan ke luar negri secara bebas. Dalam ibadah haji dan umroh ini semua tertata, dari segi penginapan, makan, aktivitas bahkan apa yang kita lakukan diatur oleh tour guide.

Meskipun seperti itu tetap kita harus mematuhi semua persiapan kesehatan sebelum umroh tersebut. Termasuk untuk sekarang ditambah lagi perlu mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah kita. Sesampainya di sana pun juga kita harus mematuhi protokol kesehatan pemerintah Arab Saudi. Semua itu untuk penjagaan diri kita.

Dalam masa pandemi ini pun semua serba dibatasi, terutama yang menyangkut kesehatan yang mungkin sebelum pandemi kemana-mana tanpa masker, sekarang harus bermasker. Atau yang pernah haji dan umroh sebelum pandemi bebas belanja di sana atau makan di luar, sekarang harus mengikuti panitia. Semua itu perlu mulai dibiasakan dari sekarang.

Untuk itu sejak di Indonesia ini bagi para calon jemaat umroh supaya sudah mulai membiasakan diri mematuhi protokol kesehatan, sebagai wujud persiapan kesehatan sebelum umroh. Agar waktu di sana tidak kaget untuk mematuhi protokol kesehatan. Soalnya di Arab Saudi sendiri lebih ketat peraturannya.

Persiapan uUmroh Musim Dingin

Kita perlu tes PCR / SWAB sebelum keberangkatan, apabila dinyatakan positif maka tidak boleh berangkat. Setelah sampai sana pun kita diwajibkan karantina 3 hari di hotelnya masing-masing. Setelah 3 hari akan di tes kembali bila dinyatakan positif maka akan dikarantina 10 hari lalu dipulangkan terpisah dari rombongan. Dari segi kamar untuk satu kamar maksimal hanya dua orang saja.

Karena begitu ketatnya peraturan di Arab Saudi maka kita perlu betul-betul memperhatikan persiapan kesehatan sebelum umroh. Pasti gak mau kan sudah sampai sana belum umroh udah di pulangkan. Tentunya itu akan merugikan diri kita sendiri. Di masa pandemi ini walaupun kita punya kemampuan biaya umroh 2021, baik untuk haji maupun umroh bila tidak sesuai ketentuan tetap tidak bisa terlaksana.

Tentu kita juga jangan terlalu takut tapi juga jangan meremehkan kondisi wabah Covid 19 ini. Terutama saat akan mendaftarkan diri menjadi calon jemaat umroh. Asalkan dari awal persiapan sudah matang. Dari segi kelengkapan data, persiapan bekal, persiapan kesehatan sebelum umroh, maupun kesiapan lain bila semua matang pasti tidak masalah mau umroh di masa pandemi.

Perlengkapan Umroh Dari Travel

Untuk yang baru pertama kali ibadah di Baitulloh, maka perlu bertanya ke orang yang sudah pernah di sana terutama masalah persiapan kesehatan sebelum umroh. Karena pastinya dia lebih berpengalaman mengetahui kondisi sebenarnya di sana. Atau bisa membaca referensi terpercaya terutama persiapan kesehatan sebelum umroh di masa pandemi ini.

Walaupun mungkin sebelum pandemi sudah daftar umroh dan di batalkan. Setelah tahu kabar gembira bahwa kuota umroh Indonesia dibuka kembali, jangan buru-buru mendaftar. Perbanyak dulu wawasan tentang persiapan kesehatan sebelum umroh sebelum melangkah untuk mendaftarkan kembali menjadi calon jemaat umroh. Agar bisa tetap lancar nantinya.

Perlu diingat wabah ini belum berakhir, makanya tetap kita perlu berhati-hati dan menjaga kesehatan kita masing-masing. Untuk semua jemaat umroh dari Indonesia yang berangkat saat pandemi ini semoga diberi kelancaran. Adapun perlengkapan umroh dari travel Tanur sudah sangat lengkap sesuai dengan aturan yang berlaku. Semoga kita semua segera bisa datang ke Mekkah dengan selamat, Aamiin.