15 Agustus 2021 Oleh Admin Digitren 0

Pengertian Haji dan Umroh Lengkap Menurut Bahasa dan istilah

Digitren.id – Sebagai umat muslim khususnya, sejak kecil kita sudah tahu bahkan hafal apa saja itu rukun islam. Termasuk salah satunya yaitu ibadah haji. Kita juga tahu kalau haji itu merupakan salah satu rukun islam yang hukumnya wajib dikerjakan bagi yang sudah mampu terutama secara biaya. Tapi mungkin sebagian dari kita justru ada yang tidak mengetahui apa pengertian haji dan umroh itu sendiri.

pengertian haji dan umroh

Pengertian haji dan umroh memiliki makna masing-masing yang berbeda. Termasuk pelaksanaan dan tata caranya pun berbeda. Untuk pengertian haji itu secara maknanya adalah sengaja yang artinya sengaja mendatangi Ka’bah untuk mengerjakan rangkaian ibadah kepada Alloh SWT dengan syarat tertentu sesuatu petunjuk dari Rasulullah SAW.

Sedangkan untuk pengertian umroh sendiri secara makna adalah berziarah yang artinya mendatangi Ka’bah dengan niat ihrom mengerjakan umroh untuk melakukan thawaf lalu sya’i shofa marwah kemudian tahalul atau bercukur rambut baik gundul ataupun memotong sebagian dengan selalu mengharapkan keridhoan Alloh SWT.

Dari pengertian haji dan umroh tersebut memiliki arti bahwa meskipun pengertiannya berbeda tetapi kedua ibadah tersebut sama-sama untuk mencari pahala dan keridhoan dari Alloh SWT. Apalagi kedua ibadah tersebut dikerjakan di tempat yang penuh lipatan pahala. Termasuk semua ibadah yang kita amalkan sehari-hari.

Perbedaan Haji dan Umroh

Adapun perbedaan mendasar dari pengertian haji dan umroh adalah untuk ibadah umroh tanpa mengerjakan wukuf di Arofah. Selain itu pngertian haji dan umroh juga memiliki perbedaan lain. Termasuk dari segi hukum yang mendasari kedua ibadah tersebut, rukun dan waktunya juga berbeda.

Karena untuk ibadah haji sendiri jelas hukumnya wajib bagi muslim yang sudah mampu dan sesuatu kriteria. Bahkan bagi muslim yang sudah sudah mampu dan sesuai kriteria ternyata tidak mengerjakan haji maka tergolong orang yang menanggung dosa besar.

Baca juga: Perbedaan Haji dan Umroh

Sedangkan untuk hukum ibadah umroh ada dua pendapat di dalam kalangan para ulama’ ada yang menghukumi wajib ada yang menghukumi sunnah. Tetapi dalam hadist shohih Muslim menunjukkan bahwa hukum umroh adalah sunnah yang dikuatkan atau sangat dianjurkan Rosululloh SAW.

Untuk kita sebagai warga negara Indonesia yang jauh dari Arab, kebanyakan akan lebih menguntungkan bila mengambil paket haji Tamattu’ yaitu ibadah umroh yang dikerjakan di bulan haji sehingga setelah mengerjakan umroh dan sudah tahalul ketika waktu haji tiba maka bisa langsung mengambil niat ihrom haji. Selain hemat biaya juga akan menghemat waktu.

Perbedaan dari kedua pengertian haji dan umroh lagi adalah dari rukun ibadah keduanya. Rukun sendiri merupakan rangkaian ibadah yang harus dilakukan, karena apabila tidak mengerjakan salah satu saja bisa menjadikan ibadah tersebut tidak syah dan harus mengulang, juga tidak bisa diganti dengan denda. Untuk perbedaannya secara garis besar adalah untuk ibadah umroh tidak ada melakukan wukuf di Arofah.

Selain ada perbedaan dari kedua rukun ibadah tersebut ada juga perbedaan kewajiban antara haji dan umroh. Kewajiban dari kedua ibadah ini bila tidak dikerjakan tidak membatalkan ibadah haji maupun umroh yang kita kerjakan, tetapi kita mempunyai kewajiban membayar denda sebagai gantinya.

Baca juga: Berikut 5 Rukun Umroh, Syarat Umroh yang Wajib Dikerjakan agar Ibadah Sempurna!

Untuk kewajiban umroh sendiri hanya ada dua yaitu niat ihrom umroh dan menjauhi segala larangan-larangan saat berpakaian ihrom, seperti memakai wangi-wangian, mencukur rambut dan lain-lain. Adapun kewajiban haji ada lima hal yaitu niat ihrom haji di miqot, menginap / mabid di mudzdalifah, mabid di mina, thawaf wada’ / perpisahan dan melempar Jumroh.

Termasuk lagi waktu  pengerjaan ibadah haji dan umroh itu sendiri. Karena untuk ibadah haji hanya dikerjakan dalam satu waktu bersamaan seluruh umat muslim di dunia. Sedangkan ibadah umroh bisa kita kerjakan kapanpun tanpa ada batasan waktu. Itulah salah satu hal yang membuat perbadaan antrian antara ibadah haji dan umroh. Untuk bisa ibadah haji Terkadang samai menunggu waktu 20 sampai 30 tahun baru berangkat.

Mengkaji Sejarah Haji dan Umroh

Dengan kita mengetahui pengertian haji dan umroh seta perbedaan kedua ibadah tersebut maka kita akan lebih mengetahui semua ketentuan-ketentuan dalam mengerjakan kedua ibadah tersebut. Selain itu ada beberapa hal dalam ibadah baik itu haji dan umroh yang kita kerjakan ternyata mengikuti sunnah para nabi terdahulu.

Seperti contohnya kita melakukan thawaf di baitulloh 3 putaran awal berlari kecil karena kita mengikuti sunnah Rosululloh dan para shohabat nya waktu pertama kali mengerjakan ibadah haji. Karena setelah mereka jalan jauh dari madinah menurut orang kafir qurays pasti orang islam sudah kecapekan. Ternyata Nabi diberi wahyu agar berlari kecil 3 putaran awal untuk menunjukkan orang islam kuat-kuat.

Baca juga:

Arab Tutup Bandara Internasional Akibat Covid Baru
Biaya Umroh 2021
Umroh Plus Turki
Tata Cara Umroh
Rukun Umroh
Umroh Murah

Atau seperti halnya saat melakukan sa’I shofa marwah pun kita juga mengambil sunnah dati istri Nabi Ibrahim AS yang mana waktu itu ibu Hajar dan Nabi Ismail kecil ditinggal sang Nabi Ibrahim di tengah padang pasir dekat ka’bah, sampai akhirnya Nabi Ismail kehausan. Maka ibu Hajar mencari air dari bukit shofa naik ke marwah sampai bolak-balik 7 kali.

Sebenarnya apa yang kita lakukan dalam ibadah haji dan umroh ini memiliki makna tersendiri. Makanya tidak ada salahnya sebelum kita mengerjakan ibadah haji dan umroh, kita mempelajari terlebih dahulu sejarah dan sejarah dalam hajibdan umroh juga mempelajari pengertian haji dan umroh ataupun perbedaan dari kedua ibadah tersebut.

Manfaat Mengetahui Pengertian Haji dan Umroh

Mungkin ada yang beranggapan kurang penting mempelajari hal seperti itu, tapi semua itu juga sebagai wawasan bagi kita. Dan pasti ada sisi positifnya dengan mempelajari hal-hal tersebut. Termasuk saat kita sudah benar-benar sampai sana. Pasti akan lebih tahu dan terharu dengan rasa senang karena kita mengetahui sejarah-sejarah tersebut.

Manfaat lainnya mempelajari pengertian haji dan umroh ini. Kita bisa lebih tahu maksud dan tujuan dari ibadah tersebut bukan hanya untuk sekedar menggugurkan kewajiban ibadah kita kepada Alloh SWT. Tetapi betul-betul tahu maksudnya, sehingga dengan tahu maksud dan tujuan suatu ibadah pastinya nanti akan lebih semangat saat melakukan rangkaian ibadah tersebut. Apalagi kita mengetahui pahala-pahala yang akan di dapatkan.

Untuk itu bagi para calon jemaat haji dan umroh tidak ada salahnya jauh-jauh hari mempelajari dan mengkaji pengertian haji dan umroh, mengkaji pahala-pahala yang didapatkan, atau keistimewaan lain di tanah haram. Contoh nya saja kita mengerjakan 1 rokaaat sholat sunnah di Masjidil Haram pahalanya lebih baik daripada sholat sunda 100.000 rokaat di luar Masjidil Haram.

Pasti dengan tahu keistimewaan seperti itu kita akan tambah semangat menjalani rangkaian ibadah haji dan umroh, bahkan di waktu senggang pun kita akan lebih banyak melakukan ibadah-ibadah sunnah, bukan hanya membuang banyak waktu menganggurkan diri. Biar saat kita di sana  lebih banyak waktu yang bisa barokah, mendapatkan pahala yang lebih banyak agar bisa sesuai dengan biaya umroh 2021 yang telah kita keluarkan.

Semoga kita semua bisa di qodar untuk melaksanakan ibadah haji dan umroh. Dan bisa mencari pahala sebanyak-sebanyaknya. Agar bisa untuk meraih surga setinggi-tingginya. Aamiin. Sekian ulasan tentang pengertian haji dan umroh ini, semoga bermanfaat.