Paksa Anak Perempuan Menikahi Pria Pilihan Orang Tua, Bolehkah?  - Digitren Indonesia
Beranda » Travel News » Paksa Anak Perempuan Menikahi Pria Pilihan Orang Tua, Bolehkah? 

[

Islam tidak boleh menikahkan paksa anak perempuan

digitren.id, JAKARTA – Orang tua yang tentu menginginkan yang terbaik untuk anaknya, termasuk soal jodoh. Sehingga mereka berpotensi menikah dengan siapa pun, khususnya anak perempuan, harus. Bahkan kerap sampai pada pemaksaan. Bagaimana Islam memandang hal itu?

Mantan Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, Syekh Dr Mabruk Attia, berbagi cobaan dengan para anggotanya. Dia mengingatkan, tidak ada paksaan dalam pernikahan.

“Wali berhak mengikuti apa yang diketahuinya, tetapi tidak boleh memaksa orang yang ada di bawah perwaliannya untuk, karena dia tidak memiliki kuasa untuk itu,” tutur dia seperti dilansir laman masrawy, Sabtu (22/1).

Namun, banyak orang Syekh Attia masih memiliki hak untuk memilih, tetapi hanya jika Anda tidak mendaftar, Anda tidak perlu mendaftar untuk mendapatkan penawaran gratis.

“Pria mana pun yang akan menikah harus memastikan calon pengantin perempuan setuju menjadi pasangannya, “ujarnya. Syekh Attia juga kisah putri Rasulullah SAW, Sayyidah Ummu Kultsum putra Sayyidah Ruqayah.

Dalam Jahiliyahnya, Umm Kultsum dinikahkan denga Utaibah bin Abi Lahab bin Abdul Muthalib. Sedangkan saudarinya, Ruqayah, dinikahkan dengan Utbah yang merupakan saudara Utaibah. Sebelumnya, Rasulullah SAW meminta izin terlebih dahulu kepada dua putrinya terkait dengan dua putra Abu Lahab.

ketika Muhammad SAW diangkat sebagai Nabi, Allah (SWT) berkenan dengan lagu Abu Lahab yang berhubungan dengan Ummu Kultsum dan Ruqayah. Wahyunya sebagaimana yang terdapat dalam Alquran surat Al-Lahab ayat 1-5.

Begitu mengetahui turunnya wahyu tersebut, Abu Lahab berkata kepada mereka kedua yakni Utaibah dan Utbah untuk menceraikan putri kedua Nabi. Abu Lahab berkata, “Kepalaku dari kepala kalian adalah haram jika kalian tidak menceraikan putri Muhammad itu”.

Oleh karena itu, ketika ayat tersebut dibacakan, Utbah dan Utaibah menerjemahkan doa Rasulullah SAW. Setelah diceraikan dan dipulangkan, Nabi SAW berkata kepada dua putrinya itu, “Jangan takut, jangan takut dengan. Allah SWT akan mengingat mereka tuan kita, Utsman bin Affan”.

Benar saja, setelah itu Ruqayah mendapat pasangan yang lebih baik yaitu Utsman bin Affan. Kemudian sebelum Ruqayah wafat, Utsman seperti Ummu Kultsum. Karena inilah Utsman diberi julukan Dzunnurain atau yang memiliki dua cahaya.

Sumber: masrawy

Sumber artikel : https://www.republika.co.id/berita/r653aj320/paksa-anak-perempuan-menikahi-pria-pilihan-orang-tua-bolehkah

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.