Oleh-oleh Khas NTT, Kain Tenun Ikat yang Bisa Dibawa Pulang dari Labuan Bajo - Digitren Indonesia
Beranda » Travel News » Oleh-oleh Khas NTT, Kain Tenun Ikat yang Bisa Dibawa Pulang dari Labuan Bajo

[

LABUHAN BAJOdigitren.id – Setelah puas menikmati pesona Labuan Bajo yang begitu indah, tentu tak lengkap rasanya jika pulang tanpa membawa suven bagi orang-orang di rumah.

Nah, kain tenun jadi salah satu oleh-oleh yang disarankan. Jika Anda memiliki anggota, Forlavivian Centra Tenun Ikat Labuan Bajo jadi salah satu tempat paling pas.

Tenun ikat Forlavivian Centra yang beralamat di Wae Kesambi Labuan Bajo, tepatnya 100 Meter ke arah timur dari Gereja Wae Kesambi, menyediakan berbagai motif tenunan dari semua daerah di NTT.

Baca juga: Pesona Pantai Riangsunge, Wisata Pasir Putih di Pulau Solor NTT

Owner Forlavivian Centra Tenun Ikat Wati Ontong mengatakan, terkait tenun banya dengan motif khas NTT. Kain tenun tersebut diambil dari semua daerah di NTT.

“Tenun ikat yang ada di sini merupakan hasil karya dari penenun-penenun lokal. Dibuat dari pewarna alami,” kata Wati kepada. Kompas.com di Forlavivian Centra Tenun Ikat, Jumat (8/3/2022).

Ia melanjutkan bahwa untuk tenun ikat di Manggarai Barat, bekerja sama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Perindagkop) agar kelompok yang sudah dibina pemerintah memasarkan hasil tenunan di sentra.

Senja di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT sebagai salah satu daya tarik wisatawan berkunjung, Selasa, (15/3/2022).(digitren.id/MARKUS MAKUR)KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR Senja di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT sebagai salah satu daya tarik wisatawan berkunjung, Selasa, (15/3/2022).(digitren.id/MARKUS MAKUR)

Sementara dari Kabupaten lainnya, ia memanfaatkan jejaring yakni teman-temannya.

“Mereka yang ambil langsung di penenun, lalu dikirim ke saya,” ujar Wati.

Ia menjelaskan, harga setiap tenun ikat bervariasi. Harga paling murah Rp 400.000 hingga Rp 600.000. Sementara yang paling mahal itu sekitar Rp 2,5 juta.

Baca juga: UMKM Labuan Bajo Belajar Teknologi Lewat BEDIL

Wati menyebut, ada beberapa jenis tenun ikat yang sangat diminati wisatawan domestik maupun mancanegara. Paling pertama itu selendang selimut. Kemudian, ada selendang biasa, kain, dan sarung.

Terkait pemasaran, dirinya bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekanasdra) Provinsi, NTT dan Levico Butik.

Wati pun berharap agar seluruh masyarakat NTT khususnya Manggarai Barat untuk selalu mempromosikan tenun khas agar semakin diidolakan semua wisatawan yang datang ke Labuan Bajo.

Baca juga: 10 Tempat Wisata di Labuan Bajo, Bisa ke Mana Saja?

“Kain tenun ikat ini warisan budaya kita yang jadi oleh-oleh khas bagi wisatawan. Mari kita terus jaga dan gencarkan promosi,” imbuhnya.

Dapatkan pembaruan berita pilihan dan berita terkini setiap hari dari Kompas.com. Untuk mengunduh Grup Telegram “Pembaruan Berita Kompas.com”, klik tautan https://t.me/kompascomupdate, kemudian bergabung. Anda juga sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Sumber artikel : https://travel.kompas.com/read/2022/04/10/160400527/oleh-oleh-khas-ntt-kain-tenun-ikat-yang-bisa-dibawa-pulang-dari-labuan-bajo

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.