Beranda » Travel News » Negara yang Bisa Kalah, KKP Buat Peraturan Perikanan Baru

Jakarta – Kementerian Kelautan dan PerikananPKC) Sesuai dengan PP No 85/2021, Harga Patokan Ikan (HPI) terbaru akan digunakan untuk memprediksi kerugian pemerintah berupa PNBP dan tarif KKP.

“Dalam 10 tahun terakhir, terjadi defisit pemerintah dengan tidak mengubah harga relatif ikan. Antara Jakarta, Minggu (14/11/2020). 2021).

Zeine menjelaskan perubahan PI di HPI berdasarkan data harga ikan dari 124 pelabuhan perikanan yang dikumpulkan selama dua tahun terakhir.

Menurut dia, perubahan HPI itu wajar karena harga barang 10 tahun lalu tidak sama dengan harga rata-rata saat ini.

Baca Juga: Aturan Baru KKP PNBP, Tarif Rp0 untuk Pengusaha Kecil, Cek Ketentuannya

Pihaknya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Capt. KP No 98 tentang produktivitas kapal penangkap ikan tahun 2021, sebelumnya mengkaji aturan tersebut.

“Kemarin maksimal (alat tangkap) long line dan mancing cumi bisa mencapai 400 dan 500 persen. Ini yang terbesar. Sekarang sudah meningkat menjadi 104 persen. Kenapa mahal, karena pada 2010 harga cumi-cumi hanya Rp. Saat ini nilainya kurang dari 100 persen, kecuali cumi-cumi dan alat tangkap rawai, yang kini diterima oleh para pelaku usaha.

Baca Selengkapnya: 1 Kolam Pengembangan Udang Bisa Menghasilkan $40 Juta, Ayo Dicoba

IKLAN. Menurut PP No. 85 Tahun 2021, PNBP dibagi menjadi tiga kategori: pra produksi, pasca produksi, dan pemutusan kontrak.

Untuk sistem pasca produksi sendiri, menurut dia, untuk menggantikan sistem pra produksi, akan diterapkan secara penuh pada awal tahun anggaran 2023.

Sementara itu, strategi masih dalam proses finalisasi.

Zeini menegaskan, kapal penangkap ikan di bawah 30 GT bisa menahan lebih dari 12 mil di bawah izin KKP sesuai PP 85/2021. Sedangkan kapal dengan ukuran yang sama di bawah 12 mil tidak dikenakan PNP dan memiliki izin dari pemerintah setempat.

Sumber artikel : https://economy.okezone.com/read/2021/11/14/320/2501631/negara-berpotensi-rugi-kkp-terbitkan-aturan-baru-harga-patokan-ikan

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.