Beranda » Travel News » Kue Taripang Makassar Memang Cocok dengan Secangkir Kopi

Kompensasi – Kota Administrasi Kabupaten Makasar merayakan HUT ke-414. Dirayakan dalam kerinduan Wisata Bambapung. Kue tradisional taripang disuguhkan dengan secangkir kopi. Jalan Wisata Bambapung menjadi pusat perhatian di Kabupaten Makasar. Jalur wisata ini disulap menjadi tembok agar lebih indah dan populer.

“Kesehatan dibentuk, adaptasi lebih diperkuat, jadi saatnya kita meremajakan ekonomi. Pemulihan ekonomi kita harus mulai dari hal yang sederhana, kita perlu memperkuat UMKM dan hari ini kita akan mulai dengan kopi dan taripang,” kata Wali Kota Makasar Danny Pomanto, Selasa (11/8/2021).

Kue Taripang di Balai Wisata Mascara Bambapung

Kue Taripang di Balai Wisata Mascara Bambapung Balai Wisata Bambaping Makasar

Danny meyakini penguatan ekonomi di sepanjang koridor tersebut akan meningkatkan pendapatan masyarakat. Usaha kecil dan menengah, jika dikelola dengan baik, disebut sebagai bisnis terlaris.

“Menurut survei kami, 1 juta orang minum kopi dan teh setiap hari dan hanya 2 miliar uang yang dihabiskan untuk kopi dan teh, yang sangat cocok untuk kue kami yang dirancang dengan baik pada 1 produk,” jelasnya.

“Kalau satu tahun, hanya akan ada 750 miliar 1 produksi. Untuk membuat kemudian akan tumbuh dengan baik dan ekonomi akan tumbuh dari koridor dan usaha kecil,” tambahnya.

Baca juga:

Lorong wisata itu dibuat Danny sebagai pelengkap peningkatan UMKM di Makassar. Koridor-koridornya tertata rapi dengan keindahannya, yang menarik orang untuk menikmati kue tradisional.

“Konsep lorong itu dari rangkaian lorong sebelumnya seperti lorong taman, dan sekarang yang terakhir dalam rangkaian lorong wisata. Co’mo adalah moda metro yang melayani semua kecamatan dan kami mulai 15 co’mo. Ini mengumpulkan semua jalur wisata,” jelasnya.

Kue Taripang di Balai Wisata Mascara BambapungBalai Wisata Bambapung Makasar

Sementara itu, seorang turis di jalan mengatakan bahwa dia datang untuk melihat serangkaian festival untuk festival tahunan Makasar. Banyak penemuan telah diciptakan untuk menarik perhatian orang.

“Saya datang ke sini untuk melihat lorong wisata dan itu sangat bagus, dindingnya bagus, jadi saya bisa belajar sendiri sambil makan kue dan kopi,” katanya.

Ada ribuan ruas jalan yang dialihfungsikan menjadi jalan raya wisata di Makasar. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Sumber artikel : detik/travel-news

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.