Beranda » Travel News » Kota Lama Jakarta Telah Dibuka Kembali, Jumlah Kunjungan Turun Sebelum Pandemi

Digitren – Kawasan wisata Kota Tua Jakarta dibuka kembali setelah sempat ditutup selama 1,5 tahun karena wabah Covid-19.

Namun, Irfal Guchi yang menjabat Kepala Tata Usaha UPK, mengatakan jumlah kunjungan masih jauh dari sebelum wabah.

“Jumlah kunjungan per minggu sangat rendah sejak pembukaan. Rata-rata hanya beberapa ratus. Akhir pekan mungkin lebih dari 3.416 kunjungan,” katanya di Pantai Gading, Jakarta, Rabu (11/10). 2021)

Sementara jumlah ini diakumulasikan, bukan jumlah kunjungan per akhir pekan.

Ini karena UPK Kuota Tua membatasi akses maksimal 500 orang sekaligus. Jika jumlahnya dikurangi, lebih banyak wisatawan yang diizinkan masuk ke kawasan itu.

Tempat wisata Kota Tuwa sudah dibuka sejak akhir Oktober 2021. Namun, lokasi wisata tersebut masih kosong, Jakarta, Rabu (10/11/2021).(Digitren/Nabilla Ramadhian) Tempat wisata Kota Tua sudah dibuka sejak akhir Oktober 2021. Namun, lokasi wisata tersebut masih kosong, Jakarta, Rabu (10/11/2021).

Pemandu wisata Tur Kota Tua mengatakan Jumlah kunjungan akhir pekan ke Suprantoro bisa mencapai 2.000-3.000.

“Hanya ada 700 pengunjung di hari biasa dalam seminggu ini. Tapi sebelum wabah, seminggu bisa mencapai 5.000 turis dan hingga 10.000 di akhir pekan,” katanya.

Meski jumlah yang ditularkan Irfal sangat banyak, namun terbukti jauh lebih besar dari Covid-19.

Baca juga: Super Air Jet Luncurkan Jalur PP Jakarta-Yogyakarta, Harga Mulai Rp 367.200

“Dibandingkan dengan pra-pandemi, puncaknya pada Januari 2020 sebanyak 463.184 wisatawan. Terendah pada Maret 2020, yaitu 120.822 pengunjung,” katanya.

Kota wisata tersebut ditutup karena wabah yang dibuka kembali selama PSBB, namun jumlah kunjungannya menurun.

Sumber artikel : travel.kompas.com

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.