Beranda » Travel News » Kemenparekraf Sosialisasikan Aplikasi BPUP untuk Pelaku Wisata

Jakarta – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), menjadikan aplikasi sosial ini (Bantuan Pemerintah bagi Usaha Pariwisata) atau disngkat dengan BPUP 2021 sebagai upaya memperlancar penyaluran bantuan melalui pelaku pariwisata dan inovasi dengan metode pendataan dan diseminasi.

Direktur Pengelola Industri Kemenparekraf/Bapareekraf Anggara Hayun Anujuprana menjelaskan permohonan BPUP di media sosial, Jumat (12/11/2021). Pelaku parekraf dapat menghubungi di https://bpup.kemenparekraf.go.id/

Foto: dok. Kemenparekraf

Foto: dok. Kemenparekraf

“Aplikasi ini dimaksudkan untuk mempermudah pengumpulan dan penyaluran bantuan pemerintah.

Hayun menjelaskan BPUP merupakan hibah pemerintah untuk merevitalisasi bisnis pariwisata yang terdaftar di Kementerian Penanaman Modal (BKPM) USS pada 2018-2020. Bantuan ini diberikan untuk 6 jenis usaha: agen perjalanan, biro perjalanan, spa, hotel melati, homestay dan akomodasi lainnya.

“Proses pendaftaran akan dilakukan secara digital, yang diharapkan dapat memudahkan semua pihak, baik pengguna, verifikator (pemda dan asosiasi) maupun program BPUP Kemenparekraf/Baparekraf (pemerintah pusat),” ujarnya.

Seperti diketahui, BPUP merupakan hibah pemerintah untuk revitalisasi usaha pariwisata yang terdaftar di Kementerian Penanaman Modal [BKPM OSS (Online Single Submission)] dari 2018 hingga 2020.

Baca juga: Program Umroh Murah 2021 Bersama Tour and Travel Tanur Ada Promo

BPUP sendiri disetorkan langsung ke Bank Penyalur, BRI, ke Rekening Usaha Pariwisata. Dijadwalkan akan didistribusikan pada November-Desember 2021. Laporan pertanggungjawaban dari pelaku usaha pariwisata disampaikan kepada BPUP dan terlebih dahulu lalu dikirimkan ke Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Inovasi.

Sejauh ini, sebanyak 10.934 penerima terdaftar di 38 daerah/kota yang memenuhi persyaratan BPUP, termasuk 6 pelaku usaha pariwisata (agen pariwisata, travel agent, spa, melati hotel, short term supply lainnya). Akomodasi dan perumahan).

Dana BPUP untuk Business Continuity Finance Rp 2 Juta. Konsultan kesehatan dan pengeluaran bisnis lainnya selama wabah COVID-19.

Pendaftaran BPUB akan dilakukan pada tanggal 15-26 November 2021, kemudian proses validasi dan verifikasi akan dilakukan pada tanggal 15-26 November 2021 dan pembayaran dilakukan pada tanggal 13-24 Desember 2021.

Tonton video “Bisa dibuka kembali, ini acara penyambutan bagi wisatawan Sang Angklung Udjo.
[Gambas:Video 20detik]
(PIN)





Sumber : detik/travel-news

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.