19 Agustus 2021 Oleh Admin Digitren 0

Cara Paling Ampuh Atasi Kelenjar Getah Bening Dengan Cepat

Digitren.id – Setiap tubuh manusia tentu punya sistem antibodi atau kekebalan tubuh. Sistem kekebalan tubuh atau sering disebut sistem imun ini berperan cukup penting untuk melawan infeksi, virus, bakteri dll dari tubuh. Salah satu sistem kekebalan yang utama adalah kelenjar getah bening.

Kelenjar ini tersebar di seluruh tubuh, ada yang bisa diraba dan tidak bisa diraba. Karena letaknya bermacam-macam. Ada beberapa letak kelenjar getah bening yang bisa diraba seperti di leher, ketiak, dll. Tetapi banyak juga yang memang tidak bisa diraba.

Kelenjar Getah Bening

Kelenjar getah bening ini merupakan kelenjar yang ada di dalam tubuh manusia. Yang mana jumlahnya bisa mencapai 600 an lebih kelenjar getah bening. Fungsinya secara umum adalah menyaring cairan limfa ( getah bening ).

Yang mana cairan limfa ini juga mengalir dalam tubuh seperti darah. Di dalam kelenjar ini juga terdapat sel darah putih dan antibodi untuk menjadi imun dalam tubuh. Sel darah putih akan berperan untuk melawan infeksi, virus, bakteri dan lainnya.

Sehingga saat di dalam tubuh terserang virus, bakteri, infeksi, dll. Maka sel darah putih lah yang berperan sebagai antibodi. Pada saat inilah kelenjar getah bening akan banyak memproduksi sel darah putih. Sehingga terkadang terjadi pembengkakan.

Penyebab Gangguan Kelenjar Getah Bening

Beberapa penyebab getah bening mengalami gangguan diantaranya :

  • Disebabkan karena adanya virus, Virus sendiri ada banyak jenisnya yang menyerang limfa atau sel darah putih. Contohnya influenza menyebabkan pilek, HIV menyebabkan AIDS, Harves dll. Sehingga tonjolan pada getah bening bisa sebagai penanda bahwa sel darah putih sedang melawan virus di area tonjolan tersebut.
  • Disebabkan karena adanya bakteri, bakteri sendiri ada dua macam yaitu bakteri baik dan bakteri jahat. Yang menyebabkan infeksi tentu saja adalah bakteri jahat. Karena akan menyerang tubuh kita seperti contohnya bakteri yang menyebabkan sakit TBC, radang tenggorokan, dll.
  • Disebabkan oleh infeksi pada Gigi dan Gusi. Infeksi pada gigi dan gusi pun bisa menyerang bagian getah bening karena bakteri pada mulut bisa menjadi sumber radang.
  • Disebabkan infeksi pada telinga atau bagian pernafasan pada bagian THT ( Telinga Hidung Tenggorokan ) ini juga rawan terserang infeksi yang menjadikan kelenjar getah bening bekerja ekstra bahkan perlu penanganan dokter spesialis THT.
  • Disebabkan infeksi kulit, seperti kita tahu kulit merupakan bagian tubuh terluar yang bersentuhan langsung dengan lingkungan. Sehingga sangat wajar terkadang kulit mengalami infeksi. Hal ini juga berpotensi menyerang getah bening.
  • Termasuk disebabkan oleh gangguan kekebalan tubuh. Terkadang tubuh kita mengalami gangguan imun. Hal ini juga bisa menjadi penyebab gangguan getah bening karena kalah dengan virus maupun penyakit.

Sebenarnya pembengkakan pada getah bening adalah hal yang umum terjadi. Apalagi saat tubuh membutuhkan produksi sel darah putih yang lebih. Tetapi perlu diwaspadai bila pembengkakan nya tidak wajar bahkan lama.

Secara normal pembengkakan pada kelenjar getah bening akan mereda sendiri dalam beberapa hari. Tetapi bila memang terjadi ketidak normalan maka akan lebih lama. Bahkan semakin bengkak dan bila disentuh semakin sakit.

Pembengkakan getah bening biasanya berupa tonjolan. Tonjolan tersebut akan mereda bahkan hilang bila infeksi atau virus dalam tubuh sudah berhasil dilemahkan atau dihilangkan. Tapi terkadang tonjolan tersebut justru semakin besar dan sakit.

Baca juga: Korban Virus Corona Semakin Bertambah

Gangguan Kelenjar Getah Bening Akibat Infeksi atau Kanker

Bila terjadi tonjolan getah bening yang semakin membengkak maka ada dua kemungkinan yang terjadi. Yang pertama adalah kelenjar tersebut terserang infeksi. Dan yang kedua adalah timbulnya bibit kanker dalam kelenjar getah bening.

Untuk radang getah bening akibat infeksi dan kanker gejala yang dialami oleh penderita hampir sama. Makanya kita perlu mengenal lebih dalam perbedaan dari kedua permasalahan yang dialami kelenjar getah bening ini.

Untuk yang disebabkan oleh infeksi bila masih tahap normal atau infeksi ringan biasanya hanya timbul tonjolan yang lunak dan terasa nyeri bila dipegang. Selain itu juga kadang timbul demam, batuk, sakit tenggorokan, tubuh terasa lemas, dll.

Bila memang infeksi nya ringan maka tonjolan tersebut dalam beberapa hari akan hilang, tetapi bila memang tonjolannya tidak segera hilang maka perlu penanganan dokter. Agar infeksi tersebut bisa segera teratasi dan sembuh dengan segera dan tidak menyebabkan hal yang fatal.

Adapun untuk ciri-ciri kanker yang menyerang bagian getah bening juga hampir mirip bila terserang infeksi. Sama sama timbul tonjolan, tetapi yang membedakan adalah untuk kanker tonjolannya akan terasa lebih keras bila dipegang dan tidak menimbulkan rasa nyeri.

Untuk gejala yang akan dialami oleh penderita hampir mirip yaitu akan mengalami badan lemas, demam, berkeringat malam hari, dll. Untuk yang terserang kanker ini perlu penanganan dari dokter. Agar bisa segera diatasi dan tidak menimbulkan rasa sakit yang berkelanjutan.

Baca juga: Wajib Ketahui Gejala Kelenjar Getah Bening di Leher Sebelum Parah

Karena kanker getah bening merupakan kondisi yang berbahaya yang harus segera diatasi oleh dokter. Biasanya dokter akan menangani dengan cara radioterapi maupun sampai ke tahap operasi. Termasuk akan diberikan obat-obatan sesuai resep dokter.

Penanganannya akan disesuaikan dengan stadium kanker tersebut. Termasuk disesuaikan dengan keparahan kondisi yang dialami penderita secara keseluruhan. Bila dilihat dari kedua ciri-ciri kelenjar getah bening yang mengalami infeksi atau kanker maka hampir banyak kesamaan.

Sehingga kita sebagai penderita bila mengalami gangguan kelenjar getah bening apalagi sampai waktu yang lama. Segera bawa ke dokter, karena oleh dokter akan didiagnosa lebih lanjut baik dengan CT Scan dll.

Langkah Diagnosa Kelenjar Gangguan Getah Bening

Akhirnya bisa tertangani lebih awal, tidak sampai sudah parah baru mau diobati. Dokter akan mendiagnosa penderita dari mulai ditanyakan kondisi yang dialami, efek pada tubuhnya, sampai ditanya juga riwayat kesehatan penderita.

Lalu dokter akan mendiagnosa benjolannya apakah lunak atau keras, bila dipegang sakit atau tidak, benjolan bisa digeser atau tidak, dll. Untuk membedakan penyebabnya kanker atau hanya infeksi biasa. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah awal diagnosa agar bisa segera ditangani dengancepat.

Langkah selanjutnya adalah dokter akan melakukan cek darah lengkap sehingga mengetahui produksi sel darah putih dalam tubuh penderita. Sebagai kesimpulan awal, bila sudah dilakukan tahap biopsi. Yaitu mengambil sample getah bening penderita untuk di cek dil Laboratorium.

Langkah terakhir adalah dengan melakukan CT Scan dan X ray pada bagian tonjolan sehingga bisa dipastikan tonjolannya akibat infeksi biasa atau kanker. Bila sudah di dapat hasil akuratnya maka dokter akan melakukan tindakan penyembuhan.

Itulah langkah untuk mengetahui detail penyebab tonjolan kelenjar getah bening. Adapun tahap pengobatannya, bila memang akibat infeksi biasanya penderita akan diberikan antibiotik dan obat anti nyeri.

Untuk yang terkena kanker bisa dilakukan dengan operasi, kemoterapi, dll. Untuk pencegahan dari gangguan getah bening kita perlu menjaga nutrisi tubuh kita, asupan gizi perlu diperhatikan, olahraga teratur, istirahat cukup, menghindari merokok dan alkohol serta perlu menjaga kebersihan.

Demikian artikel yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. Terimakasih.

Kelenjar Getah Bening Di Payudara Tuntas Dengan Produk Prima Propolis