Jika Ekspor Dipersulit Mengapa Impor Dipermudah? - Digitren Indonesia
Beranda » Travel News » Jika Ekspor Dipersulit Mengapa Impor Dipermudah?

[


ANTARA / Indra Arif

Indonesia sebagai negara dengan keunggulan komparasi yang lebih baik dari Eropa, China, Australia dan Amerika Serikat, seharusnya memiliki daya tawar yang kuat dalam perdagangan internasional.

Ada begitu banyak produk yang bisa dihasilkan Indonesia, terutama yang pertama yang harus diekspor oleh negara-negara Asia, termasuk Uni Eropa dan Arab Saudi. Misalnya, komoditas bawang merah.

Bawang merah atau bawang putih bahkan tidak digunakan sebagai bumbu, yang banyak digunakan dalam industri makanan atau memasak serta untuk kebutuhan rumah tangga. Namun, telah lama digunakan sebagai bahan baku obat dan produk farmasi di bidang jamu.

Bawang putih dikatakan semakin diminati karena digunakan untuk berbagai keperluan. Dari bumbu dapur, bumbu, resep dan obat-obatan.

Namun, tingginya permintaan produk bawang putih tidak serta merta memberikan keuntungan bagi produsen utama. Sebaliknya, petani menderita karena bawang diimpor pada waktu yang tidak tepat.

Harga bawang putih selalu menurun, dengan impor diperkirakan turun tajam selama musim panen. Kejadian ini jelas menunjukkan bahwa pemerintah, khususnya kementerian teknis terkait, tidak berpihak pada petani.

Presiden menelepon Mendag dari Temanggung, mengatakan, “Pak Menteri, saya dan saya petani di Temangung. Semuanya mengeluh., Jawa Tengah, Selasa, 14 Desember 2021., (Tengah).

Lutfi pun langsung menanggapi aduan tersebut dan mengirimkan tim dari Kementerian Perdagangan untuk meninjau lapangan. “Saya akan mengirimkan tim pencari fakta,” kata Mendag.

Keluhan tersebut diterima Presiden saat berdiskusi dengan petani usai penanaman pohon salo di Desa Bansari Desa Bansari Provinsi Temangung. Pembicaraan Presiden dengan para petani berlangsung dalam suasana tenang dan bersahabat.

Terkait produksi bawang merah, Jokowi mengatakan telah meminta Kementerian Pertanian memberikan jaminan atas pembelian bawang merah tersebut.

Mereka berharap presiden bisa meningkatkan produktivitas ke depan, dan yang terpenting menyiapkan pembeli untuk membeli buah ara yang sudah kita tanam.

Presiden selalu menginginkan bantuan petani bawang merah di Kementerian Pertanian. Ia juga mengingatkan petani agar tidak dipimpin calo yang merugi.

Pernyataan Presiden Jockey sangat benar. Memang, pemerintah berpikiran terbuka untuk melindungi rakyatnya dari serangan kapitalis. Bagaimana cara mengimpor produk produksi dalam negeri? Bodoh sekali jika pemerintah melakukan hal seperti itu.

Ini, sementara itu, tidak mudah untuk diekspor. Negara tujuan memerlukan standar yang berbeda sehingga menyulitkan eksportir Indonesia. Bukankah itu tidak adil? (**)

Ikuti ulasan menarik lainnya dari penulis Klik di sini

Gambar

Suara publik

Sumber artikel : https://retizen.Digitren/posts/20184/jika-ekspor-dipersulit-mengapa-impor-dipermudah

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.