Di akhir tahun, destinasi wisata ManparakrafkFark boleh dibuka namun dibatasi. - Digitren Indonesia
Beranda » Travel News » Di akhir tahun, destinasi wisata ManparakrafkFark boleh dibuka namun dibatasi.

Wartawan Tribunnews.com Dennis Destrian

Digitren, Jakarta – Tempat wisata tetap buka selama pelaksanaan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tingkat 3 pada tanggal 24 Desember 2021-2 Januari 2022. Namun dengan menerapkan protokol kesehatan dan pembatasan yang ketat.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Inovasi, Sandiaga Uno, menjelaskan bahwa dokumen regulasi utama akan dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri, kementerian dan lembaga lain, termasuk Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Inovasi, tentang kebijakan melingkar. Masalah.

Kementerian Pariwisata dan Inovasi Ekonomi telah mengeluarkan surat edaran kepada Kementerian Dalam Negeri terkait perdagangan dan destinasi wisata selama libur Natal dan Tahun Baru 2021-2022, kata Sandiga, Selasa (30/11/2021).

Menurut Sandigaaga, surat edaran tersebut telah diserahkan kepada kepala negara (gubernur, gubernur, dan walikota) serta ketua serikat pekerja pariwisata untuk membantu sosialisasi, pelaksanaan, dan pengawasan kegiatan usaha dan destinasi wisata. Libur 2021-2022

Baca juga: Penjahat yang tidak biasa di tempat wisata kembali

Isi dari aturan SE meliputi:

A) Memastikan kegiatan usaha dan destinasi wisata selama liburan Natal dan Tahun Baru 2021/2022, yang meliputi penerapan jam kerja, kapasitas pengunjung dan protokol kesehatan sebagaimana diatur dalam PPKM Lavel 3. Kementerian Dalam Negeri

B) Larangan libur Tahun Baru pada tanggal 31 Desember 2021 – 1 Januari 2022

C) Menerapkan protokol kesehatan dan menggunakan aplikasi proteksi

Baca juga: UU PPKM Tahap 3 yang berlaku libur natal dan tahun baru 2022 akan berlaku pada tanggal 24 Desember 2021, berikut isinya

“Banyak usaha terkait usaha pariwisata yang dikuasai kementerian lain, Kementerian Pariwisata dan Inovasi Ekonomi telah mengurangi regulasi untuk menyediakan usaha makanan dan minuman (restoran dan sejenisnya), tempat wisata/taman dan lain-lain. Tempat rekreasi dan bioskop.” Sandiaga.

Baca juga: Sebelum penerapan PPKM Level 3, penumpang kapal dari Batam ke Bellawa akan lebih banyak.

Menurut Sandigaaga, pelaksanaan serentak PPKM Level 3 di semua wilayah hanya bersifat sementara karena peningkatan jumlah kasus dan upaya bersama untuk memperkirakan gelombang CV-19 untuk ketiga kalinya.

Sandiga menambahkan: “Kami tidak ingin mengulangi hal yang sama berulang-ulang ketika musim liburan sedang berlangsung di Indonesia.

Sandiga PPKM menegaskan bahwa Level 3 bukan berarti destinasi wisata tidak akan dibuka.

“Namun, menjelang Natal dan Tahun Baru 2021-2022, operasional dan perdagangan atau destinasi wisata akan dibatasi dari segi waktu, kapasitas pengunjung dan kepatuhan ketat terhadap protokol kesehatan,” kata Sandiga.


Sumber artikel : https://www.tribunnews.com/travel/2021/11/30/libur-akhir-tahun-menparekraf-destinasi-wisata-boleh-buka-tapi-dibatasi

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.