16 Agustus 2021 Oleh Admin Digitren 0

Mengenal dan Cara Mengatasi Migrain

Migrain menjadi salah satu penyakit yang sudah akrab di kehidupan kita. Meskipun sakit kepala pada umumnya dianggap sesuatu yang umum dan biasa saja,  tetapi kita tentu saja tidak mau mengalaminya karena Migrain dapat sangat menyiksa dan menggangu aktifitas kita. Dan pada kesempatan kali kita akan mencoba mengupas tentang mengenal dan cara mengatasi Migrain yang sebaiknya Anda ketahui.

Cara Mengatasi Migrain

Cara Mengatasi Migrain

Migrain yang sering kita sebut sebagai sakit kepala sebelah sering sekali disertai dengan rasa mual. Pada saat mengalami Migrain, biasanya kita lebih sensitif terhadap cahaya, bau atau suara. Oleh karenanya, Migrain bisa sangat menyiksa. Migrain biasanya menyerang salah satu sisi kepala. Sakitnya bisa berpindah dari satu sisi ke sisi lain, bahkan bisa menyerang dua sisi kepala dan salah diartikan sebagai sakit kepala biasa. Biasanya sakit kepala karena ketegangan otot leher atau sinus disalah artikan sebagai Migrain.

Jenis Migrain

Migrain dapat dibagi menjadi dua golongan: Migrain biasa atau Migrain tanpa aura dan Migrain klasik atau Migrain dengan aura. Migrain biasa sering dialami oleh banyak orang. Sakit kepala sebelah ini ditandai dengan rasa nyeri yang berdenyut dengan intensitas yang sedang sampai berat.

Saat kita beraktifitas, biasanya rasa nyeri yang ditimbulkan bertambah kuat. Biasanya disertai rasa mual dan sensitifitas terhadap suara, bau dan cahaya. Jika tidak diobati, akan sembuh dalam jangka waktu 4 sampai 72 jam. Migrain klasik biasanya diawali dengan aura sekitar 30 menit sebelum sakit kepala timbul.

Gejala Migrain

Gejala Migrain dapat timbul beberapa hari sebelum Migrain terjadi. Gejala seperti menguap berlebihan, lemah, gelisah, menginginkan suatu makanan seperti coklat dapat terjadi. Gejala lain adalah aura. Aura terjadi pada Migrain klasik, yang ditandai dengan tiba-tiba munculnya gangguan pengelihatan seperti melihat bintik gelap, garis bergelombang dan tidak dapat melihat sesuatu dengan jelas dan gejala ini biasanya muncul 30 menit sebelum datangnya Migrain.

Beberapa gejala aura lain adalah rasa kebas atau kesemutan di tangan. Beberapa orang tidak dapat berbicara dengan baik, merasa bingung atau merasa lemas pada salah satu sisi tubuh, Gejala akhir nyeri kepala adalah rasa gembira yang singkat, lemas atau nyeri otot.

Penyebab Migrain

Migrain dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti perubahan rutinitas, stress, makanan, PMS dan lain sebagainya. Hal-hal berikut ini dapat mendatangkan Migrain: terlambat makan, makanan dan minuman tertentu seperti kopi, stress, perubahan cuaca, asap rokok, sinar terang dan lain sebagainya. Wanita lebih rentan terhadap Migrain, sekitar 15% lebih tinggi dari pria, yang berarti dua sampai tiga kali lebih sering dibanding pria. Migrain biasanya banyak dialami remaja.

Mengatasi Migrain

Obat yang biasanya dipakai untuk mengatasi Migrain adalah ibuprofen, aspirin, natriun naproxen, obat anti inflamasi nonsteroid atau parasetamol. Jika obat-obatan yang dijual bebas tersebut tidak bisa meredakan Migrain, biasanya dokter akan memberi resep obat yang bisa mempunyai efek samping yang signifikan. Untuk seseorang berusia lebih dari 65 tahun, obat-obatan ini tidak dianjurkan.

Untuk mengatasi Migrain dengan cara yang alami, kita bisa melakukan cara alami seperti akupuntur atau mempelajari teknik relaksasi. Akupuntur dapat menghilangkan rasa nyeri dan melancarkan peredaran darah sedangkan relaksasi dapat mencegah Migrain yang disebabkan oleh stress.

Pastikan untuk pergi ke doker jika Migrain tidak kunjung sembuh setelah 72 jam atau nyeri dikepala semakin hebat dan tidak tertahankan. Pastikan juga untuk langsung ke RS jika mengalami gejala kebas, stroke, mual hebat dan kaku di leher.

Demikianlah tadi pembahasan kita kali ini tentang mengenal dan cara mengatasi Migrain, semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuan kita seputar penyakit ini. Semoga dapat bermanfaat, Terimakasih.