• Gabung Bersama Kami untuk Dapatkan Tambahan Penghasilan Sampai 100 Juta Dalam Program Affiliasi dan Reseller Produk Kami
Beranda » Blog » Bunda Wajib Tahu 9 Kebiasaan yang Membuat Anak Bisa Tumbuh Cerdas

Bunda Wajib Tahu 9 Kebiasaan yang Membuat Anak Bisa Tumbuh Cerdas

Diposting pada 27 Agustus 2022 oleh pengurus / Dilihat: 113 kali / Kategori:

Digitren Indonesia – Siapa sih ibu yang tak ingin punya anak cerdas? Setiap anak memiliki potensi kecerdasan masing-masing. Untuk itu Bunda tidak perlu membanding-bandingkan sang buah hati dengan anak lainnya. Karena bisa saja loh, anak kita lemah di bidang A, namun ternyata memiliki kelebihan di bidang B.

Sebagai orangtua memang perlu kesabaran dalam mendampingi anak di masa tumbuh kembangnya. Tak perlu memaksa anak memiliki keterampilan tertentu. Percayalah bahwa setiap anak itu akan cerdas dengan caranya sendiri.

Kebiasaan agar Anak Cerdas

Kebiasaan agar Anak Cerdas

Kebiasaan agar Anak Cerdas

Meski anak memiliki cara cerdasnya sendiri, dukungan orangtua tetap menjadi penyokong utama terwujudnya kecerdasan tersebut. Berikut adalah beberapa tips kebiasaan agar anak tumbuh menjadi cerdas.

Berikan Asi Eksklusif

Berikan asi eksklusif, yakni dari usia 0 hingga dua tahun, agar anak tumbuh menjadi cerdas.

Sebuah penelitian menyatakan bahwa bayi yang memeroleh ASI eksklusif memiliki tingkat kecerdasan yang lebih tinggi. ASI memiliki bermacam nutrisi yang mendukung tumbuh kembang serta meningkatkan fungsi otak bayi.

Jangan sampai melewatkan masa dua tahun ini, ya, Bunda!

Baca juga: Teknik Membacakan Buku Anak dan Tips Memilih Buku Anak

Berikan Makanan Bernutrisi Seimbang

Tumbuh kembang kecerdasan otak anak perlu didukung asupan nutrisi yang seimbang.

Sebuah penelitian dilakukan kepada satu juta anak sekolah, di mana mereka diberi sarapan dan makan siang dengan gizi seimbang. Hasilnya adalah para siswa memiliki peningkatan performa akademis sebesar 16%, 76 ribu anak lainnya tak lagi dianggap tak mampu belajar.

Jadi, Bunda harus memerhatikan asupan gizi buah hati pada tiga waktu makan besar, yakni sarapan, makan siang, dan makan malam, serta dua waktu ngemil, ya.

Waktu makan besar terbaik saat sarapan adalah antara pukul 06.00 – 09.00. Makan siang di antara waktu 12.00 – 13.00. Dan makan malam antara 17.00 – 19.00.

Adapun waktu ngemil terbaik adalah antara pukul 10.00 – 11.00 dan 15.00 – 16.00.

Jenis makanan yang bisa Bunda gunakan sebaiknya yang dapat meningkatkan daya ingat, nalar, dan konsentrasi anak, seperti ikan laut (tuna, salmon), kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran hijau, telur, susu, dan buah-buahan.

Perhatikan Waktu dan Kualitas Tidur

Waktu tidur yang cukup dan berkualitas sangat penting agar anak tumbuh cerdas loh, Bunda. Karena pada saat buah hati tertidur, saat itulah hormon-hormon pertumbuhan melakukan pekerjaannya. Sel-sel dalam tubuh disegarkan dan diperbaiki kembali.

Waktu tidur yang cukup juga memengaruhi pada daya ingat dan konsentrasi anak. Itulah mengapa anak sulit menerima pelajaran di sekolah bila tidak cukup tidur.

Waktu tidur untuk bayi usia 0-3 bulan adalah 15-18 jam, bayi usia 4-11 bulan membutuhkan waktu tidur minimal 15 jam. Anak usia 1-2 setidaknya harus tidur dalam waktu 11-14 jam, anak usia 3-5 memerlukan tidur antara 11-13 jam.

Mulai memasuki usia 6-13 tahun, waktu tidur anak secara efektif sudah berkurang, yakni kisaran 9-11 jam, sedangkan kebutuhan tidur untuk anak usia 13-18 tahun berubah menjadi 8-9 jam.

Baca juga: Bagaimana Cara Mengatasi dan Menghilangkan Capek, Lelah serta Pegal yang Berlebihan di Badan

Membaca Buku Bersama

Kebiasaan yang bisa membuat anak cerdas selanjutnya adalah membaca buku bersama. Bila sang buah hati belum bisa membaca, Bunda bisa membacakannya.

Sebenarnya seorang anak sudah memiliki kemampuan mendengar dan mengingat sejak lahir. Membacakan cerita pada si kecil sejak dini mengajarkan ia gemar membaca di masa mendatang.

Kebiasaan membaca ini melatih si kecil menjadi lebih cerdas dalam berbahasa, menambah wawasan, pengetahuan, serta meningkatkan bonding antara ibu dan anak.

Bunda bisa merutinkan kegiatan ini menjelang sang buah hati tidur, tak harus cerita panjang. Beberapa menit saja sudah cukup, namun harus berkualitas ya, Bunda.

Sebaiknya pilihlah buku yang memiliki warna cerah dan gambar yang menarik.

Berinteraksi dan Buatlah Anak Merasa Dicintai

Sebuah penelitian yang dilakukan di Harvard University menyebutkan bahwa anak yang tidak memiliki banyak interaksi dengan orangtuanya mengalami pertumbuhan yang lebih lambat pada otaknya.

Adapun interaksi yang dimaksudkan yakni bermain, memeluk, menatap matanya, dan berbicara. Sudahkah Bunda melakukan itu semua?

Meski anak belum mampu berbicara dengan jelas, sebetulnya ia sudah bisa memahami yang Bunda bicarakan, loh. Coba pancinglah si kecil untuk ikut menanggapi yang sedang Bunda ucapkan.

Kebiasaan mengajak ngobrol yang Bunda lakukan akan mengembangkan kemampuan sang buah hati dalam berinteraksi, tak mudah cemas, dan menjadi lebih percaya diri.

Ekspresikan rasa sayang Bunda dengan memerlakukan anak semanis mungkin, ya. Apapun hubungan kasih sayang yang Bunda beri untuk si kecil pasti memengaruhi otaknya sehingga ia akan tumbuh menjadi anak yang cerdas.

Berikan Pujian pada Kinerja Anak

Siapa pun akan merasa tersanjung saat diberi pujian atas kerja kerasnya, tak terkecuali anak-anak.

Bila Bunda jarang memuji si kecil, cobalah untuk lebih sering melakukannya. Pujian yang Bunda sampaikan dapat membuat anak termotivasi untuk terus melakukan hal yang sama, bahkan berusaha lebih baik, untuk membuktikan pada Bunda bahwa apa yang dilakukannya adalah benar.

Pujian sederhana yang bisa Bunda terapkan adalah dengan mengatakan:

“Anak pintar!”
“Kerja bagus, Nak!”
“Keren sekali!”
“Kamu melakukannya dengan benar!”
“Wah, hebat!”

Bunda juga bisa memberi si kecil sebuah hadiah karena ia berhasil menaklukan dirinya sendiri.

Tapi jangan memuji terlalu berlebihan, ya, Bunda. Segala hal yang berlebihan itu tidak baik. Hehe

Sering Bermain dan Beraktivitas Bersama

Tak hanya membuat anak senang, bermain dapat meningkatkan kemampuan kognitif si kecil. Sebisa mungkin orangtua lebih banyak menghabiskan waktu untuk bermain bersama sang buah hati, terutama pada usia toddler (1-3 tahun).

Ajaklah si kecil belajar aktif dengan menggunakan permainan yang mengasah kemampuan otaknya agar anak tumbuh cerdas. Bunda bisa memilih mainan berwarna cerah atau benda yang bisa mengeluarkan suara. Aktivitas fisik pun dianjurkan, Bun, seperti bermain bola.

Saat anak berusia lima tahun ke atas, Bunda bisa mulai mengajaknya ke alam bebas. Aktivitas ini akan menunjang perkembangan motoriknya karena banyak melakukan kegiatan fisik.

Kenalkan Musik

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa bayi berusia dua tahun sudah dapat mengingat melodi-melodi singkat. Apalagi menyanyi merupakan salah satu aktivitas yang menyenangkan bagi semua orang, khususnya anak-anak.

Peneliti dari University of Toronto, E. Glenn Schellenberg mengatakan dalam penelitiannya bahwa musik dapat meningkatkan perhatian, daya ingat, motivasi, dan minat belajar pada anak serta mengurangi stres karena aktivitas yang menyenangkan.

Batasi Menonton TV dan Bermain Gadget

Saat ini TV dan gadget merupakan elektronik yang tak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari, keduanya diibaratkan pisau bermata dua. Apabila kita bijak menggunakannya, maka akan sangat bermanfaat. Tetapi bila kita terkontrol oleh keduanya, maka itu bukan sesuatu yang baik.

Jika memungkinkan, Bunda bisa membatasi aktivitas si kecil dalam menonton TV sebelum ia berusia dua tahun. Sebab membiarkan si kecil terlalu banyak menonton TV membuatnya jauh dari kegiatan bersosialisasi dan berinteraksi dengan teman maupun keluarga.

Sama halnya gadget, Bunda pun sebisa mungkin membatasi waktu anak bermain ponsel pintar. Apabila memang diperlukan memperlihatkan sesuatu kepada si kecil melalui gadget, maka dampingilah, arahkan persepsi sang buah hati agar tidak salah dalam mengambil pesan dari tayangan.

Agar anak tumbuh menjadi cerdas bukan berarti harus memberikan les tambahan, ya, Bunda. Dengan mendampingi si buah hati di setiap tumbuh kembangnya turut mendukung perkembangan otak bahkan sejak dalam kandungan.

Memberi ASI eksklusif, mengajak bermain, sering berinteraksi, membacakan cerita, terkadang tak terpikirkan bahwa hal-hal sederhana itulah yang dapat meningkatan kecerdasan anak kita.

Jangan lupa memerhatikan kesehatan si kecil ya, Bun, supaya tumbuh kembang serta kemampuan berpikirnya lebih optimal dan menjadi anak cerdas.

Tags: , ,

Bagikan ke

Bunda Wajib Tahu 9 Kebiasaan yang Membuat Anak Bisa Tumbuh Cerdas

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Bunda Wajib Tahu 9 Kebiasaan yang Membuat Anak Bisa Tumbuh Cerdas

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: