Beranda » Travel News » Berita Terbaru Soal Karantina Pasca Umrah untuk Jemaah Indonesia

Digitren – Ketua Pengurus Pusat Ikatan Penyelenggara Haji Muslim dan Umroh Indonesia (Amphuri) Firman M. Nur serukan kepada pemerintah Indonesia agar tidak perlu karantina kepada jemaah umroh setelah tiba di rumah.

Pelaksanaan umrah di tengah pandemi.(REUTERS via BBC INDONESIA)

Pelaksanaan umrah di tengah pandemi.(REUTERS via BBC INDONESIA)

“Ketika pemerintah masuk ke negara itu, ia harus mencabut kewajiban karantina. Karantina Tes PCR, hanya untuk mereka yang positif,” tulis Firman dalam keterangannya kepada Kompas.com, Selasa (2/11/2021).

Baca juga:Paket Umroh Murah 10 Juta an Bahkan Bisa Diangsur Sesuai Syariah Agama Islam

Menurut Zaki Zakaria Ansari, kepala Umrah Amphuri Zaki Zakaria Ansari, ada laporan baru-baru ini tentang pengucilan di negara itu setelah Umrah diizinkan untuk kembali.

“Belum jelas berapa biaya haji yang akan ditanggung pemerintah,” katanya. Jika asosiasi menginginkannya di hotel, ”kata Zaki kepada Kompas.com, Senin (22/11/2021).

Baca juga: Travel Haji Furoda Haji Plus Langsung Berangkat Tahun ini Tanpa Antri

Mengenai periode reservasi untuk pelancong yang baru saja selesai ibadah umroh Menurut Zaki di Arab Saudi, peluangnya mirip dengan masa karantina bagi imigran internasional.

Saat ini, berdasarkan Tambahan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Orang Asing (WNA) akan divaksinasi hanya 3 x 24 jam jika mereka divaksinasi lengkap dengan vaksin CVD-19 untuk mengendalikan CV-19 2021 No. 20.

Baca juga: Penjelasan Lengkap Tentang Manasik Umroh dan Manfaatnya untuk Calon Jamaah

Namun, mereka tetap harus menjalani tes PCR pada hari ketiga isolasi. Sedangkan bagi yang baru menerima dosis pertama, masa karantinanya 5×24 jam. Tes PCR dilakukan pada hari keempat karantina.

Umat ​​Muslim melaksanakan Jumrah dengan menerapkan protokol kesehatan di jembatan yang mereka mulai, saat rangkaian ibadah haji di Mina, Arab Saudi, Jumat (31/7/2020). Ibadah haji tahun ini dihadiri hampir 1.000 jamaah dan termasuk protokol kesehatan yang ketat.AFP / HANDOUT / SPA Umat ​​Islam melaksanakan Jumrah dengan menerapkan protokol kesehatan di jembatan yang mereka mulai, saat rangkaian ibadah haji ke Mina, Arab Saudi, Jumat (31/7/2020). Ibadah haji tahun ini dihadiri hampir 1.000 jamaah dan termasuk protokol kesehatan yang ketat.

Untuk informasi lebih lanjut tentang umrah, Zaki mengimbau masyarakat untuk menunggu pernyataan publik dari Kementerian Agama Saudi dan Kementerian Haji dan Umrah.

“Insya Allah poin resminya nanti akan diumumkan oleh Kemenag,” kata Zaki.

Baca juga:Biro Jasa Travel Umroh Terpercaya dan Terbaik di Indonesia

Sumber artikel : https://travel.kompas.com/read/2021/11/23/201600327/kabar-terbaru-soal-karantina-pasca-umrah-untuk-jemaah-indonesia

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.