Beranda » Entertainment » 100 Bartender Akan Bertanding di UBC Indonesia 2021, Inilah Pemenangnya

Digitren – Dari 100 peserta, Monkey Shoulder pada Ultimate Bartender Championship (UBC) edisi Indonesia 2021 telah memutuskan tiga pemenang.

Tiga pemenang adalah Yori Prima Pratama dari Jakarta, Benedict Vizantus Pramono dan I Kadek Agus Hadikusuma dari Bali.

I Kadek Agus Hadikusuma dari Aperitif Ubud meraih juara pertama di Bali - prestasi besar untuk debutnya dalam kompetisi bartending

I Kadek Agus Hadikusuma dari Aperitif Ubud meraih juara pertama di Bali – prestasi besar untuk debutnya dalam kompetisi bartending

Selain Labuan Bajo untuk liburan, ia berhak mendapatkan Ultimate Bartender dan akan dikenang sebagai pemenang UBC.

Samuel Ng, Duta Besar Bahu Monkey Asia Tenggara, menerima sambutan hangat. Ia melihat keingintahuan, antusias, dan kreativitas ratusan bartender.

“Kami sangat senang dapat membawa UBC ke Indonesia, di mana kami telah melihat emosi, bakat, dan kreativitas yang luar biasa di masa lalu,” kata Samuel Ng.

Baca juga: Daftar Film Terbaik Sepanjang Masa yang Bikin Penasaran

Acara ini, pada gilirannya, menunjukkan komitmen Monkey untuk generasi berikutnya dari pemulia bar dan komunitas bar profesional.

Yang terpenting, Liga Super Bartinging ini dirancang untuk menyediakan platform bagi para bartender untuk mengubah keterampilan mereka sambil menegaskan kompetensi mereka di semua bidang yang diperlukan untuk menjadi bartender top. Tidak ada keraguan tentang hal itu.

UBC diadakan di Jakarta pada tanggal 4 Oktober di Kuil Artileri; Di Semarang pada tanggal 11 Oktober di Wishbon; dan desa kepala kentang di Bali pada 18 Oktober.

Selama acara, peserta akan bersaing dalam lima tes kekuatan utama untuk menguji kemampuan tawar-menawar mereka.

Dengan dimulainya kompetisi, pengetahuan tentang industri industri kopi dengan cepat ditantang oleh pertanyaan pilihan ganda.

Selanjutnya adalah babak Erin, di mana pesaing akan menyajikan tepat lima minuman sesegera mungkin.

Putaran pengujian ketiga dan yang paling ekstensif adalah tantangan nossing, yang memungkinkan pesaing untuk mengidentifikasi lima roh yang berbeda hanya dengan mencium.

Baca juga: Hampir 915 Rumah Dialokasikan untuk Mendukung World Superbike dan MotoGP

Proposal tambahan telah dibuat untuk hidung yang sangat tajam yang dapat mengidentifikasi merek tertentu.

Selanjutnya adalah desk service test, kompetitor kesulitan mendapatkan order di atas meja secepat mungkin tanpa melakukan kesalahan.

Akhirnya, pengujian server yang sempurna menunjukkan bagaimana pesaing memformatnya.

Kreativitas dan bakat setiap peserta menyajikan dua koktail bahu Monkey yang lezat sesegera mungkin.

Dua pencetak gol terbanyak bertemu di semifinal dan final.

Peserta harus menyiapkan enam koktail di semi-final dan 10 koktail di babak final, dan akurasi, kecepatan, dan rasa bahan akan dinilai.


Sumber : tribunnews.com/travel

# Bagikan informasi ini kepada teman atau kerabat Anda

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.